Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Kembangkan Penangkaran Murai
Karang Intan, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus tunjukkan produktivitas melalui program pembinaan kemandirian di bidang peternakan burung. Salah satu kegiatan yang tengah dikembangkan adalah penangkaran burung murai batu yang dilaksanakan di area peternakan Lapas.
Dalam program ini, Warga Binaan membudidayakan dua jenis murai, yaitu murai batu medan dan murai riam. Hingga saat ini, penangkaran murai batu medan telah berhasil menghasilkan empat ekor anakan, sementara murai riam masih dalam proses penangkaran.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Indra, menjelaskan proses penangkaran dilakukan secara terencana dengan melibatkan Warga Binaan yang telah diberikan pembinaan dan pelatihan khusus. “Penangkaran murai menjadi salah satu program pembinaan kemandirian yang kami kembangkan. Saat ini terdapat dua jenis murai yang diternakkan, yaitu murai batu medan dan murai riam. Untuk murai batu medan sudah berhasil menetas empat anakan, sedangkan murai riam masih dalam tahap proses,” jelasnya, Selasa (10/3).
Setelah menetas, anakan murai dipisahkan dari induknya untuk dilakukan pembesaran secara khusus. Warga Binaan yang terlibat dalam program tersebut bertugas merawat dan memberikan pakan secara rutin. “Perawatan anakan murai membutuhkan ketelatenan tinggi. Pakan yang diberikan berupa jangkrik, kroto, maggot, dan pakan tambahan lainnya dengan jadwal pemberian yang cukup intensif agar pertumbuhan anakan optimal,” tambah Indra.
Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam program tersebut, Kiddin, sangat antusias mengikuti kegiatan penangkaran murai karena memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang bermanfaat bagi masa depan. “Kami belajar banyak tentang cara merawat dan membudidayakan burung murai. Selain menambah pengetahuan, kami juga merasa lebih produktif karena memiliki kegiatan positif yang bisa menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan program pembinaan kemandirian seperti penangkaran burung murai merupakan upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. “Keberhasilan penangkaran murai ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara petugas dan Warga Binaan. Program ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk bernilai jual, tetapi juga memberikan keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan oleh Warga Binaan setelah bebas nanti,” terangnya.
Melalui program pembinaan kemandirian ini, Lapas Narkotika Karang Intan berharap Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang berguna sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
Kontributor: LPN Karang Intan
What's Your Reaction?


