Warga Binaan Lapas Palu Panen 100 Bungkus Sayur Selada Segar

Warga Binaan Lapas Palu Panen 100 Bungkus Sayur Selada Segar

Palu, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu kembali tunjukkan produktivitasnya melalui pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Kali ini, Warga Binaan bersama peserta magang maksanakan panen 100 bungkus selada yang dibudidayakan menggunakan metode hidroponik, Selasa (5/5).

Selada yang dipanen merupakan hasil dari proses penanaman yang dilakukan secara telaten dan terjadwal, mulai dari penyemaian bibit, perawatan nutrisi, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman. Metode hidroponik yang digunakan dinilai efektif karena menghasilkan sayuran berkualitas tanpa bergantung pada media tanah, serta lebih hemat air dan ramah lingkungan.

Petugas pembinaan turut hadir memberikan pendampingan dan arahan selama proses panen berlangsung. Mereka memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik dan memberikan edukasi terkait standar kualitas hasil panen agar dapat bersaing di pasaran. Hasil panen selada ini akan dipasarkan kepada masyarakat sekitar dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi Warga Binaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan, tetapi juga wadah pembelajaran praktis bagi para peserta magang yang terlibat. Mereka bersama-sama belajar mengenai teknik bercocok tanam modern, manajemen pertanian, dan pentingnya kerja sama dalam mencapai hasil optimal. Interaksi yang terjalin antara Warga Binaan dan peserta magang juga menciptakan suasana pembelajaran yang positif dan konstruktif.

“Kami bisa belajar mengenai teknik bercocok tanam modern, khususnya metode hidroponik. Selain itu, kami juga belajar pentingnya kerja sama dalam mencapai hasil yang optimal,” ungkap Kuncoro, salah satu Warga Binaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Palu, Makmur, berharap Warga Binaan memperoleh keterampilan bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, program hidroponik ini juga menjadi bukti pembinaan di Lapas berjalan produktif, inovatif, dan memberikan dampak nyata baik bagi Warga Binaan maupun lingkungan sekitar.

“Kami berharap Warga Binaan memperoleh keterampilan bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Program hidroponik ini juga menjadi bukti pembinaan di Lapas berjalan produktif dan memberikan nilai positif,” ujar Makmur. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0