Apresiasi Produktivitas, Lapas Luwuk Salurkan Rp3,7 Juta Premi Hasil Kerja Warga Binaan

Apresiasi Produktivitas, Lapas Luwuk Salurkan Rp3,7 Juta Premi Hasil Kerja Warga Binaan

Luwuk, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk salurkan premi sebesar Rp3.737.000 kepada Warga Binaan yang ikuti kegiatan kerja kemandirian, Senin (7/9). Penyaluran premi tersebut bentuk apresiasi atas keterlibatan Warga Binaan dalam berbagai kegiatan kerja produktif di Lapas Luwuk.

Pembagian premi dilaksanakan bertepatan dengan apel pagi Tamping di Lapas Luwuk. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Pelaksana Harian Kepala Lapas (Plh. Kalapas) Luwuk, Andi Abdul Muis, didampingi Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Rudisantoso, serta Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Heru Cahyono, dan diikuti Warga Binaan. Premi disalurkan secara nontunai melalui kartu BRIZZI milik Warga Binaan.

Selain sebagai bentuk penghargaan terhadap produktivitas Warga Binaan, kegiatan tersebut juga bagian dari pembinaan untuk tanamkan disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan kemandirian.

Berbagai kegiatan kerja yang diikuti Warga Binaan meliputi pertanian konvensional dan hidroponik, laundry, pangkas rambut, tata boga, pengelasan, mebel, souvenir dan kerajinan, serta perikanan. Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan berkesempatan kembangkan keterampilan sekaligus hasilkan produk dan jasa yang memiliki nilai ekonomi.

Sebagian premi yang diterima Warga Binaan juga ditabung sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat membantu mereka memiliki persiapan dan modal awal untuk menjalani kehidupan secara lebih mandiri setelah bebas.

Andi Abdul Muis menyampaikan bahwa pembagian premi merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar Warga Binaan terus tingkatkan produktivitas.

“Premi ini bukan hanya tentang nominal yang diterima, tetapi merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan keterampilan yang telah dilakukan Warga Binaan. Kami berharap sebagian dapat ditabung sebagai bekal ketika bebas nanti. Yang lebih penting, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan kerja dapat menjadi modal untuk membuka peluang usaha maupun bekerja setelah kembali ke masyarakat,” ujar Andi Abdul Muis.

Ia menambahkan bahwa Lapas Luwuk akan terus dorong pengembangan kegiatan kerja kemandirian yang memberikan manfaat bagi Warga Binaan.

Salah seorang Warga Binaan, N, mengaku bersyukur menerima premi dari kegiatan kerja yang diikutinya.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan premi dari hasil kerja selama di Lapas. Selain bisa membantu memenuhi kebutuhan, sebagian akan saya tabung untuk menjadi bekal ketika bebas nanti. Kegiatan kerja di sini juga membuat saya mendapatkan keterampilan yang mudah-mudahan bisa saya gunakan untuk mencari penghasilan setelah kembali ke masyarakat,” ungkap N. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Luwuk

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0