Asah Keterampilan Kuliner, Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Praktik Membuat Aneka Kue Kering

Asah Keterampilan Kuliner, Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Praktik Membuat Aneka Kue Kering

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung serta Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang gelar pelatihan vokasi pengolahan makanan selama 15 hari. Pelatihan diawali dengan praktik pembuatan aneka kue kering, Kamis (29/10).

Pada hari pertama, Warga Binaan mempraktikkan pembuatan empat jenis kue kering, yakni Thumbprint Cookies, Chocolate Choco Cookies, Kaastengels, dan Button Cheese Cookies. Dengan pendampingan instruktur, peserta mempelajari tahapan pengolahan bahan, pencampuran adonan, pembentukan kue, hingga pemanggangan.

Peserta mengikuti setiap tahapan dengan antusias. Praktik ini melatih ketepatan takaran, ketelitian membentuk adonan, serta pemahaman teknik pengolahan untuk menghasilkan kue dengan cita rasa dan tampilan yang menarik.

Instruktur pelatihan, Alvia Riskiyanti, menjelaskan bahwa praktik langsung membantu peserta memahami resep dan menjaga kualitas produk.

“Dalam pembuatan kue kering, ketepatan takaran, teknik pengolahan, kebersihan, dan ketelitian sangat menentukan hasil akhir. Saya berharap Warga Binaan dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, terus berlatih, dan berani mengembangkan kreativitas agar nantinya mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual,” ujar Alvia.

Salah satu Warga Binaan, GL, mengaku senang dapat kesempatan mempelajari keterampilan baru sebagai bekal setelah menjalani masa pidana.

“Saya senang bisa belajar membuat berbagai jenis kue kering secara langsung. Dari pelatihan ini, saya mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru. Semoga keterampilan yang saya pelajari bisa terus dikembangkan dan nantinya menjadi bekal untuk membuka usaha serta membantu perekonomian ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Lapas Perempuan Pangkalpinang, Rina Setiari, menyampaikan bahwa pelatihan vokasi menjadi bagian dari pembinaan kemandirian untuk menggali potensi Warga Binaan dan mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama 15 hari dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga menjadi modal untuk membangun kemandirian dan membuka peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” tutur Rina.

Kerja sama dengan BPVP Belitung dan Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang dukung peningkatan kompetensi Warga Binaan melalui pelatihan berbasis keterampilan. Selain kemampuan teknis, peserta juga belajar menerapkan kedisiplinan, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kualitas produk. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0