Awali April dengan Komitmen, Razia Gabungan Lapas Wahai dan Koramil Tingkatkan Keamanan Lapas

Awali April dengan Komitmen, Razia Gabungan Lapas Wahai dan Koramil Tingkatkan Keamanan Lapas

Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai awali April dengan semangat peningkatan integritas melalui razia gabungan bersama personel Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-05 Wahai, Selasa (31/3) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai deteksi dini dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan hunian Warga Binaan.

‎Razia ini menyasar seluruh blok hunian. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara teliti dan humanis terhadap kamar-kamar Warga Binaan guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang masuk ke Lapas, seperti handphone, narkoba, maupun senjata tajam. Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.

"Razia gabungan di awal bulan April ini adalah manifestasi dari komitmen kami untuk terus melakukan pengawasan ketat. Kehadiran rekan-rekan dari Koramil Wahai sangat membantu dalam memperkuat pengamanan dan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan," ujar Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya.  

‎Senada, Sersan Kepala Hamim Baadia dari Koramil Wahai menegaskan pihaknya selalu siap mendukung upaya Lapas Wahai dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kolaborasi ini diharapkan meminimalisir potensi gangguan kamtib sejak dini.

"​Keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama. Melalui razia gabungan ini, kami berkomitmen membantu Lapas Wahai memastikan prosedur berjalan maksimal dan lingkungan bebas dari barang-barang terlarang," ujar Hamim.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memuji koordinasi yang solid antara Lapas Wahai dengan Koramil 1502-05 Wahai. Keterlibatan TNI dalam pengamanan menunjukkan stabilitas di Lapas adalah tanggung jawab bersama demi keamanan wilayah.

‎​"Sinergi dengan Koramil ini membuktikan kita tidak bekerja sendiri dalam menjaga integritas instansi. Pastikan Lapas tetap steril dari barang terlarang agar pembinaan berjalan maksimal,"ujar Ricky.

Selain penggeledahan fisik kamar, petugas juga memberikan edukasi kepada para Warga Binaan agar tetap menaati peraturan yang berlaku selama menjalani masa pidana. Hasil dari razia berupa tiga pena,satu cutter, enam paku, dua silet,satu baterai, dua korek api, satu gembok, 12 kunci,satu pewarna makanan, satu sendok, satu fitting lampu, satu hanger, satu isi hekter. Seluruhnya akan didata serta dimusnahkan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja Lapas Wahai dalam mewujudkan wilayah yang bersih dari barang terlarang. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Wahai

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0