Bangun Budaya Kerja Berbasis HAM, Pemasyarakatan Sulteng Perkuat Layanan Publik

Bangun Budaya Kerja Berbasis HAM, Pemasyarakatan Sulteng Perkuat Layanan Publik

Palu, INFO_PAS – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah terus perkuat budaya kerja berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) dalam layanan publik. Hal ini ditegaskan Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, saat dalam kegiatan bertajuk ‘Membangun Budaya Kerja Pemasyarakatan yang Menghormati dan Melindungi HAM’, Kamis (28/8) di Lapas Kelas IIA Palu.

Bagus menekankan pentingnya pelayanan yang berkeadilan, humanis, dan menghormati hak-hak Warga Binaan maupun masyarakat penerima layanan. Ia meminta seluruh jajaran Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah konsisten menjadikan HAM sebagai pedoman dalam bekerja. “Budaya kerja berbasis HAM akan memperkuat kepercayaan publik dan menjadikan Pemasyarakatan hadir nyata sebagai bagian dari reformasi hukum di Indonesia,” tegasnya.

Bagus berharap penguatan ini mampu membentuk karakter aparatur yang lebih profesional dan berintegritas. “Kami ingin Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemasyarakatan Sulawesi Tengah tidak hanya bekerja sesuai aturan, tetapi juga membawa nilai kemanusiaan dalam setiap tugasnya,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Inspektur Jenderal Kementerian HAM, Farid Junaedi, didaulat menjadi naraasumber dan memberikan penguatan kapasitas HAM bagi ASN Pemasyarakatan Sulawesi Tengah. Ia meminta penegakan HAM menjadi prinsip dasar bagi setiap petugas Pemasyarakatan.

“Setiap petugas perlu mengedepankan etika moral, menghormati hak asasi Warga Binaan dan menjaga martabat kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” pesan Farid.

Selaku tuan rumah, Kepala Lapas Palu, Makmur, menyampaikan harapannya agar materi yang diperoleh diaplikasikan dalam tugas sehari-hari. “Kami berharap seluruh jajaran menginternalisasi prinsip-prinsip HAM dalam setiap langkah pelayanan. Dengan demikian, Lapas Palu menjadi contoh satuan kerja yang tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga humanis dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak Warga Binaan,“ harapnya.

Salah satu petugas Lapas Palu, Ilham, mengaku mendapatkan pemahaman baru dari penguatan ini. “Kami jadi lebih sadar bahwa tugas Pemasyarakatan bukan sekadar penegakan aturan, tetapi juga memastikan Warga Binaan tetap diperlakukan manusiawi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah meneguhkan komitmennya membangun budaya kerja Pemasyarakatan berbasis HAM sebagai fondasi pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berpihak pada nilai kemanusiaan. (IR)

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Sulteng, Lapas Palu

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0