Bapas Ambon Terima WBP Asimilasi, Ini Pesan Kabapas

Bapas Ambon Terima WBP Asimilasi, Ini Pesan Kabapas

Ambon, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Ambon kembali menerima Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Asimilasi dari Lembaga Pemasyarakatan Ambon berinisial AA kasus kekerasan dalam rumah tangga, Senin (27/9). Sesuai data yang terdapat dalam Buku Register Pembimbingan Asimilasi di Bapas Ambon sejak dikeluarkannya kebijakan ini, tercatat ada sekitar 366 WBP yang memperoleh program Asimilasi di rumah.

Aminah Kilkoda selaku Kepala Bapas Ambon mengungkapkan seluruh WBP yang sudah bebas dan sedang menjalani Asimilasi di rumah selanjutnya akan mendapatkan pembimbingan dan pengawasan oleh Bapas Ambon berupa bimbingan kepribadian rohani dan bimbingan kemandirian yang berkaitan dengan minat dan bakat WBP. Selanjutnya, seluruh aktivitas mereka selalu dilakukan pemantauan melalui pengawasan oleh masing-masing petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK).

Untuk menunjang pelaksanaan dan meminimalisir tindakan kejahatan yang kembali dilakukan klien Asimilasi, Bapas Ambon melakukan kerja sama dengan pihak kejaksaan dan kepolisian setempat berdasarkan lokasi tempat tinggal masing-masing. “Berhubung masih dalam kondisi COVID-19, maka proses pengawasan juga dapat dilakukan dalam jaringan. Pengecekan secara berkala dilakukan, baik kelompok maupun individu, guna meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh Klien. Apabila selama masa Asimilasi terbukti melakukan pelanggaran, maka program Asimilasi tersebut berhak dicabut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Aminah.

Ia juga sangat mengharapkan keaktifan masing-masing PK/Asisten PK untuk membuat laporan pengawasan. Selain itu, pengawasan juga dilakukan untuk memastikan keberadaan Klien di rumah masing-masing, aktivitas sehari-hari/program pembimbingan yang dilaksanakan, hubungan dengan keluarga dan lingkungan, dan kesehatan klien.

“Saya mengimbau kepada seluruh Klien yang sementara menjalani Asimilasi supaya tetap berada di rumah, menjaga kesehatan sesuai standar kesehatan pemerintah, tidak melanggar hukum, mematuhi syarat khusus Asimilasi dan Integrasi, serta membantu pemerintah dalam penanggulangan COVID 19,” harap Aminah. (IR)

 

Kontributor: Souisa Ody

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0