Belajar Olah Limbah, Warga Binaan Rutan Marabahan Produksi Eco Enzyme untuk Dukung Pertanian

Belajar Olah Limbah, Warga Binaan Rutan Marabahan Produksi Eco Enzyme untuk Dukung Pertanian

Marabahan, INFO_PAS — Kulit buah dan sisa bahan organik yang sebelumnya dianggap sebagai limbah kini mendapat nilai baru di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan. Melalui pembuatan Eco Enzyme di Bengkel Rutan Marabahan, Warga Binaan belajar mengolah limbah organik menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pertanian, Kamis (10/9).

Kegiatan tersebut menjadi pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan. Dengan pendampingan peserta Maganghub, Warga Binaan diperkenalkan pada proses pengolahan bahan organik melalui tahapan fermentasi hingga menghasilkan Eco Enzyme yang nantinya digunakan sebagai salah satu pendukung perawatan lingkungan dan pertanian di Rutan Marabahan.

Petugas Bimbingan Kerja, Haryono, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan Warga Binaan mengenai pemanfaatan bahan yang ada di sekitar. “Kadang sesuatu yang dianggap tidak berguna justru masih memiliki manfaat apabila dikelola dengan tepat. Kami ingin mengajarkan kepada Warga Binaan bahwa ada proses dan nilai yang bisa diambil dari hal sederhana, termasuk memanfaatkan limbah organik menjadi sesuatu yang lebih berguna,” ujarnya.

Menurut Haryono, kegiatan seperti ini juga menjadi upaya Rutan Marabahan menghadirkan pembinaan yang lebih beragam. “Kami terus mencoba menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan aktivitas, tetapi juga memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat mereka bawa setelah menjalani masa pembinaan,” tambah Haryono.

Peserta Maganghub, Yanti Mariah, mengungkapkan keterlibatannya dalam pembuatan Eco Enzyme menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus melihat langsung proses pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan. “Kami melihat bagaimana Warga Binaan ikut memahami prosesnya, bukan hanya mengikuti arahan. Kami mendampingi dari pengenalan bahan sampai proses pembuatannya dan terlihat mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi karena ternyata limbah yang sering dibuang masih bisa dimanfaatkan kembali,” ungkapnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial Y mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan tersebut. “Sebelumnya kami melihat kulit buah atau sisa bahan organik sebagai sampah biasa. Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi tahu bahan tersebut masih bisa diolah dan memiliki manfaat,” tuturnya.

Melalui pembuatan Eco Enzyme, Rutan Marabahan terus mendorong pembinaan kemandirian inovatif dengan menggabungkan keterampilan, kepedulian lingkungan, dan pemanfaatan sumber daya berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam membekali Warga Binaan dengan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan setelah kembali ke masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Marabahan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0