Berantas Buta Aksara, Rutan Majene Fasilitasi Warga Binaan Belajar Membaca dan Menulis
Majene, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene terus tunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar kelas buta aksara bagi Warga Binaan yang belum memiliki kemampuan membaca dan menulis, Rabu (1/4).
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan kegiatan ini merupakan komitmen dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh bagi Warga Binaan. “Program kelas buta aksara ini kami hadirkan sebagai upaya memberikan hak dasar pendidikan kepada Warga Binaan, khususnya bagi mereka yang belum memiliki kemampuan membaca dan menulis. Kami ingin memastikan selama menjalani masa pembinaan, mereka juga mendapatkan bekal bermanfaat untuk masa depan,” ujarnya.
Christy berharap peningkatan kemampuan literasi membuka peluang baru bagi Warga Binaan dalam beradaptasi kembali di tengah masyarakat. “Dengan kemampuan membaca dan menulis, Warga Binaan akan lebih percaya diri dan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperbaiki kualitas hidupnya setelah bebas,” tambahnya.
Kelas belajar aksara tersebut dipandu peserta magang nasional Rutan Majene dan diikuti oleh dua Warga Binaan. Adapun metode pembelajaran yang diberikan meliputi pengenalan huruf, latihan menulis huruf, hingga menulis kalimat sederhana dengan memanfaatkan media balok huruf agar pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami.
Salah satu peserta magang, Asyjirah, menjelaskan proses pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif. “Kami memulai dari pengenalan huruf dasar, dilanjutkan dengan latihan menulis dan membaca secara perlahan. Penggunaan media balok huruf sangat membantu Warga Binaan dalam memahami materi dengan lebih cepat,” jelasnya.
Asyjirah menyampaikan antusiasme Warga Binaan menjadi motivasi tersendiri dalam menjalankan kegiatan tersebut. “Kami merasa senang melihat semangat belajar dari Warga Binaan. Hal ini menjadi pengalaman berharga bagi kami sekaligus membuktikan mereka memiliki keinginan kuat untuk belajar,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan, Abdullah, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya mengikuti program tersebut. “Sekarang saya mulai bisa mengenal huruf dan mencoba menulis. Ini sangat membantu dan membuat saya lebih percaya diri,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Majene berharap terus menghadirkan program-program pembinaan edukatif, humanis, dan berdampak positif bagi Warga Binaan dalam mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. (IR)
Kontributor: Rutan Majene
What's Your Reaction?


