Dalam Suasana Ramadan, Rutan Pelaihari Panen 50 Ikat Sawi

Dalam Suasana Ramadan, Rutan Pelaihari Panen 50 Ikat Sawi

Pelaihari, INFO_PAS — Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari tetap bergerak walaupun memasuki suasana Ramadan. Terbukti, pada Jumat (20/2) Warga Binaan panen 50 ikat sawi segar yang akan dipasarkan langsung sesuai pesanan pembeli.

Panen dilakukan dengan langkah sederhana, namun tertib: memilih sawi yang sudah siap petik, memotong bagian pangkal dengan hati-hati, membersihkan daun yang rusak, lalu mengikatnya agar mudah dihitung dan dibawa. Setelah itu, sawi disortir kembali supaya kualitasnya seragam sebelum disalurkan sesuai jumlah pesanan. Ini bukan hanya soal panen, tetapi belajar standar kualitas dan tanggung jawab terhadap produk yang akan diterima masyarakat.

Pengawas kegiatan, Ikhsan Setiadi, menyampaikan panen kali ini terasa berbeda karena dilaksanakan di tengah ibadah puasa sehingga setiap proses perlu dijalani dengan lebih sabar dan terukur. “Kami harus lebih sabar karena dijalankan saat ibadah puasa. Namiun begitu, pembinaan tetap dijalankan dengan tertib—pelan, rapi, dan konsisten—supaya Warga Binaan tetap punya kegiatan positif dan hasil kebun tetap maksimal,” terangnya.

Di tengah cuaca kebun dan kondisi berpuasa, Warga Binaan tetap antusias, salah satunya Rizal. Baginya, pembinaan SAE di bulan Ramadan bukan alasan untuk berhenti, justru menjadi latihan menguatkan niat dan disiplin.

“Saat Ramadan, saya belajar menahan diri dan tetap bekerja dengan baik. Pembinaan ini membuat saya lebih terbiasa disiplin dan bertanggung jawab. Harapanya, saya bisa terus ikut kegiatan seperti ini, punya keterampilan, dan jadi bekal untuk hidup lebih baik,” harap Rizal.

Melalui panen sawi kali ini, SAE Rutan Pelaihari menegaskan pembinaan tetap dapat berjalan di bulan puasa dengan tempo menyesuaikan tanpa kehilangan semangat produktif. Panen berbasis pesanan juga membuat hasil lebih terarah dan mengurangi risiko terbuang karena sejak awal sudah ada tujuan penyalurannya. Kegiatan sederhana ini menjadi proses belajar yang nyata: bekerja tertib, menjaga kualitas, dan membangun kebiasaan produktif yang bermanfaat untuk masa depan Warga Binaan. (IR)

 


Kontributor: Rutan Pelaihari
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0