Deteksi Gangguan Keamanan, Lapas Banjarmasin Gelar Razia dan Tes Urine Petugas

Deteksi Gangguan Keamanan, Lapas Banjarmasin Gelar Razia dan Tes Urine Petugas

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin gelar razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri, Senin (6/4) malam. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama jajaran struktural sebagai penguatan pengawasan dan deteksi dini gangguan keamanan.

Razia tersebut menyasar sejumlah kamar hunian Warga Binaan. Dengan pendekatan humanis, namun tetap tegas, petugas gabungan melakukan penggeledahan secara menyeluruh guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di Lapas dengan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas dan penghormatan terhadap hak Warga Binaan. Adapun sasaran utama dalam razia meliputi barang-barang terlarang, seperti telepon genggam, charger, benda tajam, narkoba, serta berbagai barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban (kamtib).

Akhmad menegaskan kegiatan ini merupakan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif. “Razia ini bukan hanya rutinitas, tetapi wujud keseriusan kami dalam menjaga kamtib. Sinergi bersama TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam memperkuat pengawasan di dalam lapas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Deri Prihandoko, menambahkan kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. “Kami ingin memastikan lingkungan lapas tetap steril dari barang-barang terlarang. Ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung proses pembinaan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dari unsur Polri, Nani S. turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan razia gabungan ini. Kami mendukung penuh kegiatan razia seperti ini sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan. Sinergi antara Lapas dan APH harus terus diperkuat untuk mencegah potensi gangguan sejak dini,” ujarnya.

Sebelumnya, Lapas Banjarmasin juga menggelar tes urine bagi seluruh petugas dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarmasin sebagai komitmen dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai deteksi dini sekaligus upaya preventif guna memastikan seluruh jajaran petugas terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Kalapas menegaskan kegiatan ini merupakan upaya menjaga integritas dan profesionalitas aparatur Pemasyarakatan. “Tes urine ini adalah komitmen kami dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Kami ingin memastikan seluruh petugas Lapas Banjarmasin bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tegas Akhmad.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar di mana seluruh petugas mengikuti prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petugas dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Salah satu petugas yang turut mengikuti tes, Candra Budi Pustiko Mulyo selaku Kepala Subseksi Keamanan, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga integritas. “Sebagai petugas, kami harus memberi contoh yang baik. Dengan mengikuti tes urine ini, kami menunjukkan komitmen untuk tetap bersih dari narkoba serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Dari pihak BNNK Banjarmasin, Harrykson Siburian menyampaikan kegiatan berjalan sesuai prosedur. “Kami menyarankan agar kegiatan seperti ini dilaksanakan berkala sebagai langkah pencegahan,” ungkapnya.

Sinergi dengan BNNK Banjarmasin menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan Pemasyarakatan. Lapas Banjarmasin memastikan tes urine akan dilaksanakan secara berkala sebagai deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan petugas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0