Dorong Kemandirian Warga Binaan, Lapas Banjarmasin Bangun Siring Kolam Budidaya Ikan
Banjarmasin, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin laksanakan kegiatan pembuatan siring kolam budidaya perikanan di depan Gedung Bimbingan Kerja (Bimker), Sabtu (14/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan sarana budidaya perikanan sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
Dalam prosesnya, Warga Binaan lakukan pengurukan tanah pada siring yang telah dibuat. Tanah kemudian diratakan untuk memperkuat struktur siring sehingga lebih kokoh dan mampu menopang area sekitar kolam budidaya.
Pekerjaan ini dilakukan secara gotong royong oleh Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kerja. Dengan pendampingan petugas, mereka secara bertahap menata material tanah serta memastikan permukaan siring menjadi lebih padat dan stabil. Infrastruktur yang diperkuat ini diharapkan mampu menunjang keberlanjutan kegiatan budidaya ikan di lingkungan Lapas.
Selain memperkuat fasilitas budidaya, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktik kerja bagi Warga Binaan. Mereka tidak hanya terlibat dalam pekerjaan fisik, tetapi juga memahami proses dasar konstruksi sederhana yang dapat menjadi bekal keterampilan ketika kembali ke masyarakat.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi Warga Binaan.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan dalam pekerjaan konstruksi sederhana. Selain memperkuat siring kolam, mereka juga belajar tentang kerja sama, ketelitian, dan keterampilan teknis yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pembangunan sarana pendukung budidaya merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas program pembinaan di dalam Lapas.
“Kami terus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif dan memberi keterampilan nyata. Pembuatan siring kolam ini bukan hanya memperbaiki fasilitas, tetapi juga melatih Warga Binaan agar memiliki kemampuan kerja yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Salah satu Warga Binaan, ZA, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam pembangunan siring kolam budidaya tersebut.
“Saya senang bisa ikut dalam kegiatan ini. Selain mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat, kami juga belajar bekerja bersama dan mendapatkan pengalaman baru yang mungkin bisa kami gunakan nanti setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarmasin berharap program pembinaan kemandirian dapat berjalan semakin optimal, sekaligus memperkuat sarana pendukung budidaya perikanan yang dikelola bersama Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


