Ekspresi dari Balik Jeruji, Lapas Tangerang Ramaikan Lomba Lukis HBP Ke-62

Ekspresi dari Balik Jeruji, Lapas Tangerang Ramaikan Lomba Lukis HBP Ke-62

Tangerang, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang ambil bagian dalam Lomba Lukis Tingkat Nasional yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62 Tahun 2026. Keikutsertaan ini sebagai upaya berkelanjutan dalam optimalkan program pembinaan, khususnya pada pengembangan potensi seni dan kreativitas Warga Binaan.

Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya didorong untuk menghasilkan karya, tetapi juga diberikan ruang untuk mengekspresikan ide, gagasan, serta refleksi diri ke dalam lukisan yang sarat makna. Tema “Ketahanan Pangan” yang diusung dalam lomba menjadi tantangan tersendiri, sekaligus membuka ruang interpretasi yang luas bagi setiap peserta dalam menuangkan perspektifnya.

Seiring berlangsungnya masa pendaftaran, Warga Binaan tampak aktif mengembangkan konsep, mengeksplorasi teknik, hingga menyelesaikan karya secara bertahap di bawah pendampingan petugas. Setiap tahapan yang dilalui tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

Kepala Lapas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan bermakna.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas serta membangun kepercayaan diri. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka ke depannya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Aris Supriyadi, menekankan bahwa proses kreatif yang dijalani Warga Binaan memiliki nilai pembinaan yang tidak kalah penting dibandingkan hasil karya itu sendiri.

“Dalam prosesnya, Warga Binaan belajar untuk disiplin, fokus, dan percaya pada kemampuan diri. Hal ini menjadi bagian dari pembentukan sikap dan karakter yang lebih baik,” jelasnya.

Sesuai ketentuan lomba, setiap karya yang dihasilkan merupakan karya orisinal yang dibuat di atas kanvas dengan teknik bebas, baik realis, abstrak, maupun ekspresionis. Proses pembuatan karya juga didokumentasikan sebagai bagian dari penilaian yang mencakup aspek kesesuaian tema, kreativitas, teknik, serta nilai estetika.

Bagi Warga Binaan, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga. Salah satu peserta, B, menilai kegiatan ini sebagai sarana untuk menyalurkan kreativitas sekaligus membangun semangat baru.

“Saya merasa diberi kesempatan untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan yang kami miliki. Kegiatan ini juga memberikan motivasi untuk terus berkembang menjadi lebih baik,” ungkap B.

Melalui partisipasi ini, Lapas I Tangerang kembali tegaskan komitmen penyelenggaraan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengembangan kepribadian dan kemandirian. Dengan demikian, Warga Binaan diharapkan mampu menjadi individu yang produktif serta siap kembali berperan di tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas I Tangerang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0