Hasil Nyata Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Lapas Ambon Hasilkan Lemari Ekslusif
Ambon, INFO_PAS – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali hasilkan produk mebel. Kali ini, Warga Binaan berhasil selesaikan pembuatan satu lemari melalui kegiatan kerja di bengkel Lapas Ambon, Rabu (16/9).
Proses pembuatan lemari dilakukan secara teliti, mulai dari pemilihan dan pengukuran material kayu atau multipleks, pemotongan sesuai desain, perakitan rangka dan bodi lemari, penghalusan permukaan, hingga tahap akhir (finishing) berupa pemasangan High Pressure Laminate (HPL).
Hasil karya tersebut dikelola dan dipasarkan melalui koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Hasil penjualan lemari akan disetorkan sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta diberikan dalam bentuk premi atau upah kerja kepada Warga Binaan yang terlibat.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, menjelaskan pendampingan di bidang pertukangan dan finishing HPL diberikan secara terstruktur untuk menjaga kualitas produk. Menurutnya, keterampilan Warga Binaan terus dikembangkan agar hasilkan produk yang memiliki nilai jual.
“Kami bimbing dari nol hingga tahap finishing HPL yang rapi. Ini membuktikan bahwa Warga Binaan punya kapasitas menghasilkan produk mebel berkualitas komersial,” ujar Zulkipli Salampessy.

Salah satu Warga Binaan perakit lemari, ST, mengaku bangga dapat menghasilkan karya mebel melalui pembinaan yang dijalani. Keterampilan tersebut dinilainya bekal untuk masa depan.
“Kami sangat bersyukur diberi ruang berkarya di bengkel kerja. Mulai dari merakit hingga pasang HPL, kami kerjakan dengan teliti, dan senang sekali karya ini diapresiasi lewat premi,” tutur ST.
Apresiasi juga disampaikan pembeli, Richard Louhenapessy. Ia menilai kerapian HPL dan konstruksi lemari hasil karya Warga Binaan Lapas Ambon tidak kalah dari produk yang dijual di toko mebel. Ia juga mengaku telah beberapa kali memesan produk mebel dari Lapas Ambon.
“Kualitas pembuatannya sangat rapi, finishing HPL-nya halus dan kokoh. Makanya ini sudah sekian kalinya saya memesan produk mebel di sini karena puas dengan hasilnya. Bangga sekali bisa membeli langsung produk hasil pemberdayaan warga binaan lapas ini,” ungkap Richard Louhenapessy.
Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menyampaikan apresiasi atas produktivitas jajaran pembinaan dan Warga Binaan. Menurutnya, hasil karya mebel menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang memberikan keterampilan teknis sekaligus pengalaman kerja bagi Warga Binaan.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Melalui hasil karya mebel seperti ini, Warga Binaan tidak hanya dilatih memiliki keterampilan teknis yang handal, tetapi juga disiapkan menjadi tenaga kerja mandiri yang siap bersaing setelah kembali ke tengah masyarakat,” ungkap S. Hendra Budiman.
Lapas Ambon akan terus kembangkan pembinaan keterampilan melalui produksi mebel dan pemasaran produk. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Ambon
What's Your Reaction?


