Jaga Kondusivitas UPT Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Kalbar Tegaskan Integritas Petugas
Pontianak, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Barat, Jayanta, tegaskan pentingnya menjaga integritas petugas sebagai garda terdepan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Hal ini disampaikannya kepada seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan dan Kepala Kesatuan Pengamanan se-Kalimantan Barat, Senin (4/5).
“Kita tidak boleh memberi ruang terhadap praktik ilegal di Lapas dan Rutan. Integritas adalah kunci utama. Petugas harus berdiri tegak pada aturan dan tidak boleh terlibat dalam penyimpangan,” tegas Jayanta.
Kakanwil menyoroti tiga fokus utama, yakni deteksi dini gangguan keamanan, berantas peredaran narkotika, dan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum. Ia menegaskan tidak boleh ada peredaran narkoba maupun praktik penipuan dari dalam Lapas/Rutan. Selain itu, penggunaan handphone ilegal oleh Warga Binaan juga harus diberantas secara tegas, dengan mengoptimalkan penggunaan fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus sebagai sarana komunikasi resmi.
“Razia harus dilakukan secara rutin, teliti, dan tetap memperhatikan stabilitas keamanan agar tidak menimbulkan gangguan,” tambah Jayanta.
Tak hanya itu, pengawasan terhadap petugas juga menjadi perhatian serius. Kepala UPT Pemasyaralatam diminta untuk mengawasi pegawai yang menunjukkan kedekatan tidak wajar dengan Warga Binaan. Pelanggaran terhadap SOP akan ditindak tegas, mulai dari pemindahan ke UPT yang lebih terpencil hingga proses hukum.
Dalam aspek administrasi dan layanan, Kakanwil menginstruksikan agar seluruh Warga Binaan memiliki Nomor Induk Kependudukan melalui koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil guna mendukung penyusunan Daftar Pemilih Tetap. Ia juga mengingatkan setiap pengeluaran Warga Binaan harus sesuai prosedur dan wajib mendapat pengawalan dari Kepolisian, kecuali dalam kondisi darurat medis.
Lebih lanjut, optimalisasi peran Balai Pemasyarakatan menjadi perhatian di mana Pembimbing Kemasyarakatan yang diharapkan bekerja profesional dalam penyusunan Penelitian Kemasyarakatan dan pendampingan Restorative Justice tanpa praktik pungutan liar. Kakanwil juga mendorong penguatan pembinaan kemandirian melalui pengembangan UMKM di Lapas dan Rutan. “Hasilnya harus bisa dirasakan oleh Warga Binaan sekaligus memberikan kontribusi kepada negara dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak,” pintanya.
Selanjutnya, Jayanta mengingatkan seluruh jajaran Pemasyarakatan harus berpegang pada motto Pemasyarakatan harus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. “Pemasyarakatan harus pasti bermanfaat bagi masyarakat. Ini yang saya sarankan kepada seluruh UPT, termasuk para pejabat struktural, agar setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Hasinul Hakim, menambahkan jajaran di seluruh UPT diharapkan menerjemahkan arahan pimpinan ke dalam langkah nyata di lapangan. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antarpetugas dan peningkatan pengawasan internal guna mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini
“Kami berharap seluruh jajaran melaksanakan arahan ini secara konsisten dan penuh tanggung jawab. Penguatan keamanan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembinaan sehingga tercipta Lapas/Rutan yang aman, tertib, dan produktif,” harap Hasinul.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat makin memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan dan pembinaan yang profesional, produktif, dan berintegritas. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalbar
What's Your Reaction?


