Jelang HUT Ke-81 RI, Kalapas Pemuda Madiun Kobarkan Semangat Warga Binaan
Madiun, INFO_PAS – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun. Usai ikuti senam pagi, seluruh Warga Binaan terima pengarahan dari Kepala Lapas (Kalapas) Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, terkait disiplin, pembinaan, hingga persiapan berbagai perlombaan dalam rangka HUT RI, Rabu (8/7).
Dalam arahannya, Kalapas ingatkan pentingnya jaga kebersihan lingkungan Lapas, khususnya dengan buang puntung rokok pada tempatnya dan gunakan area merokok yang telah disediakan. Ia juga ajak seluruh Warga Binaan terapkan etika, saling menghormati, dan budayakan salam kepada petugas sebagai bagian dari pembinaan karakter.
Rudi turut ingatkan bahwa pengusulan Remisi Umum HUT ke081 RI menjadi kesempatan bagi Warga Binaan yang telah tunjukkan perubahan perilaku. Karena itu, seluruh Warga Binaan diimbau taati tata tertib, aktif ikuti program pembinaan, serta jaga sikap dan perilaku selama menjalani masa pidana.
Jelang peringatan HUT RI, Lapas Pemuda Madiun juga siapkan berbagai perlombaan, mulai dari panjat pinang, yel-yel antarblok, hingga berbagai cabang olahraga untuk bangun sportivitas, kebersamaan, dan semangat nasionalisme. Panitia bahkan siapkan hadiah menarik, termasuk seekor kambing hasil peternakan Lapas yang merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan.
"Peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum untuk membangun semangat kebersamaan, sportivitas, dan tanggung jawab. Saya berharap seluruh Warga Binaan dapat memanfaatkan setiap program pembinaan sebagai kesempatan mengembangkan diri, karena perubahan sikap dan kedisiplinan itulah yang akan menjadi bekal saat kembali ke masyarakat," ujar Rudi Kristiawan.
Pada kesempatan tersebut, Kalapas juga sosialisasikan penggunaan rompi khusus bagi pengguna Wartelsuspas. Nantinya, setiap Warga Binaan yang akan menggunakan layanan Wartelsuspas wajib kenakan rompi tersebut sebagai identitas pengguna. Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan sekaligus upaya tingkatkan ketertiban dan keamanan pelaksanaan layanan komunikasi bagi Warga Binaan.
Usai pengarahan, suasana keakraban semakin terasa ketika seluruh Warga Binaan nikmati hidangan kacang hijau yang dibagikan petugas. Momen makan bersama tersebut menjadi sarana pererat hubungan antara petugas dan Warga Binaan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Salah seorang Warga Binaan, AG, mengaku senang dengan kegiatan rutin tersebut. Menurutnya, pengarahan Kalapas berikan motivasi sekaligus semangat untuk terus memperbaiki diri selama jalani masa pembinaan.
"Kami merasa diperhatikan. Arahan dari Bapak Kalapas membuat kami semakin termotivasi untuk menjaga sikap, mengikuti pembinaan dengan baik, dan mempersiapkan diri mengikuti lomba-lomba 17 Agustus. Kami juga senang bisa menikmati kacang hijau bersama setelah kegiatan. Suasananya hangat dan menambah semangat kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ungkap AG.
Langkah ini merupakan salah satu cara Lapas Pemuda Madiun hadirkan pembinaan yang humanis, disiplin, dan berorientasi pada pembentukan karakter agar Warga Binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


