KPU TAK BANGUN TPS KHUSUS DI RUTAN

  TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung Ari Murti Hendro Wardani mengatakan tidak akan didirikan Tempat Pemunggutan Suara (TPS) khusus di rumah tahanan kelas II B di kabupaten tersebut untuk pelayanan pencoblosan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014 mendatang.   " Tidak ada TPS khusus rutan, warga binaan akan mencoblos di TPS 2 Temanggung. Ini sudah ketentuan dari KPU Pusat," katanya Minggu (22/06/2014).   Dikemukakan berdasar pendataan terakhir, ada sebanyak 86 warga binaan yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jika nanti pada pelaksanaan pencoblosan jumlah pemilih membludak mereka akan diikutsertakan di TPS 4,5 dan 6 Temanggung. Hanya saja mereka mencoblos diatas jam 12.   Dikatakan, warga binaan di rutan selalu dipantau sebab setiap saat ada perubahan. Perubahan itu biasanya ada penambahan, sebab untuk berkurang atau warga yang bebas
KPU TAK BANGUN TPS KHUSUS DI RUTAN

  TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung Ari Murti Hendro Wardani mengatakan tidak akan didirikan Tempat Pemunggutan Suara (TPS) khusus di rumah tahanan kelas II B di kabupaten tersebut untuk pelayanan pencoblosan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014 mendatang.   " Tidak ada TPS khusus rutan, warga binaan akan mencoblos di TPS 2 Temanggung. Ini sudah ketentuan dari KPU Pusat," katanya Minggu (22/06/2014).   Dikemukakan berdasar pendataan terakhir, ada sebanyak 86 warga binaan yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jika nanti pada pelaksanaan pencoblosan jumlah pemilih membludak mereka akan diikutsertakan di TPS 4,5 dan 6 Temanggung. Hanya saja mereka mencoblos diatas jam 12.   Dikatakan, warga binaan di rutan selalu dipantau sebab setiap saat ada perubahan. Perubahan itu biasanya ada penambahan, sebab untuk berkurang atau warga yang bebas sampai hari pencoblosan hanya beberapa saja.   Seperti, pada pemilu legislatif lalu, data awal sekitar 80 an warga binaan yang masuk di DPT, namun saat pelaksanaan pencoblosan menjadi sekitar 140 warga  binaan. "Justru lebih besar bertambah, sebab sewaktu-waktu bisa ada penambahan jumlah warga binaan," katanya,   Ia menjelaskan, TPS 2 akan didekatkan rutan. Sebelum melayani warga umum sekitar, terlebih dahulu akan melayani warga binaan yang masuk dalam DPT.  Sedang bila ada warga binaan yang mencoblos di TPS 4,5 dan 6 akan dijaga ketat polisi. Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (Osy)   Sumber : KRjogja.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0