Kuatkan Iman dan Harapan, Lapas Ambon Gelar Penyuluhan Rohani bagi Warga Binaan Kristen

Kuatkan Iman dan Harapan, Lapas Ambon Gelar Penyuluhan Rohani bagi Warga Binaan Kristen

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku gelar penyuluhan rohani bagi Warga Binaan beragama Kristen sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan pembentukan mental spiritual, Jumat (18/9).

Ibadah dan penyuluhan rohani berlangsung khidmat dengan diawali lantunan puji-pujian yang dinyanyikan bersama oleh Warga Binaan di gereja Lapas. Suasana kebersamaan dan ketenangan tampak selama ibadah yang diikuti para peserta untuk memperkuat keimanan di tengah menjalani masa pidana.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci Alkitab dari Injil Matius pasal 11 ayat 28. Ayat tersebut berbunyi, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Ayat ini menjadi pesan utama yang direnungkan bersama sebagai pengingat tentang pengharapan dan ketenangan batin selama menjalani proses pembinaan.

Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, beri dukungan terhadap pelaksanaan bimbingan rohani yang rutin diselenggarakan. Ia menegaskan bahwa pendekatan spiritual menjadi bagian penting dalam membentuk perubahan perilaku Warga Binaan.

"Pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan adalah kunci keberhasilan re-integrasi sosial. Kami ingin memastikan bahwa seluruh Warga Binaan mendapatkan hak pelayanan rohani yang layak agar mental dan spiritual mereka tetap terjaga hingga kembali ke tengah keluarga dan masyarakat," tegas Hendra.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Ambon, Meky Patty, menjelaskan bahwa pembinaan kerohanian berperan dalam membentuk karakter dan moral Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Maluku yang konsisten mendampingi pembinaan di Lapas.

"Penyuluhan rohani ini sangat penting untuk memberikan ketenangan jiwa dan membangun mental positif bagi Warga Binaan. Sinergi dengan Lapas Ambon dan Kemenag Provinsi Maluku ini adalah bentuk nyata pembinaan holistik yang menyentuh aspek spiritual," ujar Meky Patty.

Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen Kanwil Kemenag Maluku, Lesli Taribuka, dalam pemaparannya mengajak Warga Binaan untuk menjadikan firman Tuhan sebagai sumber kekuatan dan pengharapan dalam menjalani hari-hari di Lapas. Ia juga mengingatkan agar masa pemidanaan dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri.

"Melalui pembacaan firman dalam Matius 11:28 tadi, kita diingatkan bahwa di tengah beban berat apa pun, selalu ada jalan pemulihan dan kelegaan dari Tuhan bagi mereka yang mau datang dan memperbaiki diri," tutur Lesli Taribuka.

Apresiasi dan rasa syukur turut disampaikan salah satu Warga Binaan, TR. Ia mengaku mendapatkan ketenangan batin serta semangat baru setelah mengikuti ibadah dan penyuluhan rohani tersebut.

"Ibadah dan siraman rohani hari ini sangat menguatkan hati kami yang sedang menjalani masa hukuman. Firman yang disampaikan membuat kami merasa tidak sendiri dan semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang taat dan lebih baik ke depannya," ungkap TR.

Seluruh rangkaian penyuluhan rohani dan ibadah bersama berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian Lapas Ambon untuk mendukung kesiapan mental dan spiritual Warga Binaan sebelum kembali ke keluarga dan masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Ambon

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0