Lapas Batulicin Jajaki Kerja Sama Pelatihan Tenun Pagatan bagi Warga Binaan

Lapas Batulicin Jajaki Kerja Sama Pelatihan Tenun Pagatan bagi Warga Binaan

Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin jajaki rencana kerja sama dengan pelaku usaha tenun Pagatan di Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (26/10). Penjajakan ini bertujuan membuka peluang pemberian pengetahuan dan bimbingan teknis pembuatan tenun Pagatan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, didampingi staf Devi Wahyudi, ke lokasi usaha tenun Pagatan milik Abdul Aziz. Kunjungan ini langkah awal untuk membahas kemungkinan keterlibatan pelaku usaha dalam memberikan pengetahuan dan bimbingan keterampilan menenun kepada Warga Binaan.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan tim Lapas Batulicin melihat secara langsung proses pembuatan kain tenun Pagatan, mulai dari tahap awal hingga menjadi kain siap digunakan. Tim juga mengamati beragam koleksi tenun Pagatan dengan motif dan perpaduan warna yang menarik, hasil keterampilan tangan para perajin lokal yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Tanah Bumbu.

Pengamatan langsung tersebut memberikan gambaran mengenai tahapan kerja, keterampilan, dan ketelitian yang diperlukan dalam proses pembuatan tenun Pagatan. Informasi ini jadi bahan pertimbangan dalam menilai kemungkinan penerapan keterampilan menenun sebagai materi pembinaan kemandirian di Lapas Batulicin.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menjelaskan bahwa penjajakan dilakukan untuk mengetahui peluang pemberian pelatihan keterampilan yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pembinaan. Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha yang memiliki pengalaman langsung dalam pembuatan tenun diperlukan agar Warga Binaan dapat memperoleh pengetahuan dan bimbingan teknis yang sesuai.

“Melalui penjajakan ini, kami ingin mengetahui kemungkinan pelaksanaan pelatihan pembuatan tenun Pagatan bagi Warga Binaan dengan melibatkan pelaku usaha yang berpengalaman. Harapannya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan dan mencari peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Harry.

Pelaku usaha tenun Pagatan, Abdul Aziz, menyampaikan pihaknya bersedia menjadi narasumber dalam pembahasan mengenai proses produksi, teknik menenun, serta pengetahuan praktis yang diperlukan dalam pembuatan kain tradisional tersebut. Rencana pemberian bimbingan akan dibahas lebih lanjut sesuai kesepakatan para pihak dan kesiapan pelaksanaan program pembinaan.

“Tenun Pagatan memiliki proses pembuatan dan keterampilan tersendiri yang perlu dipelajari secara bertahap. Apabila rencana ini dapat ditindaklanjuti, pengetahuan mengenai proses menenun diharapkan dapat diperkenalkan kepada Warga Binaan sekaligus membantu menjaga keberlangsungan kerajinan khas daerah,” ungkap Aziz.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa penjajakan dengan pelaku usaha merupakan salah satu upaya mencari alternatif program pembinaan kemandirian yang sesuai dengan potensi daerah. Ia berharap rencana tersebut dapat dikaji dan ditindaklanjuti secara terukur dengan memperhatikan kesiapan pelatih, sarana, serta mekanisme pelaksanaan kegiatan.

“Pembinaan kemandirian perlu diarahkan pada keterampilan yang dapat dipelajari dan berpotensi dimanfaatkan setelah Warga Binaan kembali ke masyarakat. Kami berharap penjajakan ini dapat menghasilkan rencana pelatihan yang realistis, sehingga keterampilan menenun tidak hanya menjadi pengetahuan baru, tetapi juga berpeluang dikembangkan sebagai bekal kemandirian,” tegas Thoha.

Lapas Batulicin akan mempertimbangkan hasil penjajakan tersebut sebagai dasar pembahasan lebih lanjut mengenai kemungkinan pelatihan pembuatan tenun Pagatan bagi Warga Binaan. Apabila rencana kerja sama dapat direalisasikan, kegiatan ini diharapkan mendukung peningkatan keterampilan sekaligus memperkenalkan warisan budaya lokal Tanah Bumbu kepada Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0