Lapas Kelas I Tangerang Sambut Rombongan Menimipas Tinjau Inovasi Jawara Beton

Lapas Kelas I Tangerang Sambut Rombongan Menimipas Tinjau Inovasi Jawara Beton

Tangerang, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang terima kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, bersama jajaran pimpinan tinggi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jumat (13/3). Kunjungan tersebut guna tinjau pelaksanaan program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui inovasi Jawara Beton.

Rombongan meninjau langsung workshop produksi Jawara Beton yang melibatkan Warga Binaan dalam berbagai tahapan kerja. Di lokasi tersebut, rombongan melihat proses pembuatan berbagai produk beton pracetak yang didukung delapan unit mesin press hidrolik.

Petugas pada masing-masing unit produksi turut menjelaskan alur kerja yang dijalankan. Proses tersebut meliputi pengolahan bahan baku, pencetakan menggunakan mesin press hidrolik, hingga tahap penyelesaian produk. Melalui peninjauan tersebut, rombongan memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan program Jawara Beton sebagai sarana pembinaan keterampilan kerja bagi Warga Binaan.

Selain melihat proses produksi, rombongan juga meninjau inovasi pengembangan produk berupa panel beton Rumah Instan Sederhana Hemat dan Aman (RISHAM). Produk ini dikembangkan sebagai material konstruksi yang efisien, kuat, serta memiliki nilai ekonomi.

Usai peninjauan, rombongan mengikuti pemaparan Kepala Lapas Tangerang, Beni Hidayat, di aula Lapas. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan perkembangan program Jawara Beton, mulai dari capaian produksi, kapasitas produksi harian, hingga distribusi dan penjualan produk.

Beni Hidayat menegaskan program Jawara Beton menjadi salah satu bentuk pembinaan kerja yang memberikan pengalaman langsung bagi Warga Binaan.

“Melalui program ini, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan kerja, tetapi juga memahami proses produksi serta pentingnya menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, rombongan juga meninjau galeri hasil karya Warga Binaan dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Banten yang ditampilkan di salah satu sudut aula Lapas. Galeri tersebut menampilkan berbagai produk hasil pembinaan kemandirian, mulai dari kerajinan tangan hingga produk kreatif lainnya.

Menimipas mengapresiasi inovasi pembinaan kemandirian yang dikembangkan Lapas Kelas I Tangerang melalui program Jawara Beton. Menurutnya, pembinaan berbasis keterampilan kerja memiliki peran penting dalam mempersiapkan Warga Binaan agar mampu kembali dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

“Program seperti Jawara Beton ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada kegiatan, tetapi juga menghasilkan keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan oleh Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Inspektur Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yan Sultra Indrajaya, juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi serta kualitas pelaksanaan program pembinaan.

“Program pembinaan seperti ini perlu dijaga kualitas dan keberlanjutannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh Warga Binaan,” tegasnya.

Melalui program Jawara Beton, Lapas Kelas I Tangerang terus mengembangkan pembinaan kerja yang produktif sekaligus mendorong lahirnya inovasi produk beton pracetak yang memiliki nilai guna dan daya saing di bidang konstruksi. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Kelas I Tangerang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0