Lapas Kotabaru Sabet 8 Penghargaan Kinerja 2025 dan Teken Perjanjian Kinerja 2026
Kotabaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru tetapkan arah kerja 2026 melalui penandatanganan Perjanjian Kinerja bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (7/1). Pada kegiatan yang merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Rencana Aksi Tahun 2026 tersebut, Lapas Kotabaru juga raih delapan penghargaan atas capaian kinerja sepanjang 2025.
Empat penghargaan Terbaik Ke-1 diraih Lapas Kotabaru pada Bidang Reformasi Birokrasi sebagai UPT dengan capaian kinerja terbaik, Bidang Sumber Daya Manusia sebagai UPT terresponsif dalam pemenuhan data dukung kepegawaian, Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan sebagai UPT paling responsif dalam pengiriman laporan bulanan, serta Bidang Pelayanan dan Pembinaan sebagai satuan kerja paling responsif, akurat, dan aktual dalam pengisian laporan Portal Data Pemasyarakatan.
Sementara itu, penghargaan Terbaik Ke-2 diraih pada Bidang Pengamanan dan Intelijen sebagai UPT dengan jumlah penggeledahan terbanyak sepanjang tahun 2025. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat jajaran pengamanan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Pada peringkat Terbaik Ke-3, Lapas Kotabaru meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni pada Bidang Kehumasan sebagai UPT terproduktif dan teraktif dalam publikasi berita Pemasyarakatan Tahun 2025, serta pada Bidang Kepatuhan Internal sebagai UPT terpatuh dalam penyampaian laporan Atensi Apel Serah Terima Regu Pengamanan.
Perjanjian Kinerja Tahun 2026 ditandatangani oleh Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, bersama Kakanwil Ditjenpas Kalsel, Mulyadi. Dokumen ini menjadi landasan strategis untuk memastikan setiap program dan target kinerja berjalan selaras dengan kebijakan kementerian.
“Kami siap melaksanakan seluruh arahan dan program nasional dengan berpedoman pada target kinerja yang telah ditetapkan. Delapan penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai dan akan kami lanjutkan secara konsisten, terukur, dan bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan dan pembinaan terbaik bagi Warga Binaan,” ujar Doni Handriansyah.
Sementara itu, Mulyadi menekankan bahwa perjanjian kinerja lebih dari sekadar formalitas administrasi.
“Ini merupakan bentuk komitmen nyata pimpinan UPT dalam menerjemahkan kebijakan pusat di lapangan. Saya mengingatkan seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, memperkuat sinergi, dan mengoptimalkan kinerja secara berkelanjutan sebagai bagian dari program nasional Pemasyarakatan,” tuturnya.
Mulyadi juga mendorong seluruh kepala UPT untuk menjadikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai pedoman utama, agar pelayanan, pembinaan, dan pengamanan berjalan terpadu dan berkelanjutan.
Capaian penghargaan sekaligus penguatan komitmen kinerja ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menumbuhkan budaya kerja profesional, akuntabel, dan berorientasi hasil. Lapas Kotabaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja sebagai wujud dukungan terhadap pembangunan Pemasyarakatan yang berintegritas dan berdaya saing, sejalan semangat “Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA.” (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


