Lapas Luwuk Bagikan Premi Program Ketahanan Pangan dan UMKM kepada Warga Binaan
Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk bagikan premi hasil pembinaan kemandirian kepada Warga Binaan, Sabtu (28/2). Pembagian premi dilakukan secara langsung oleh Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, didampingi jajaran struktural.
Premi yang diberikan merupakan hasil dari program ketahanan pangan serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang dikelola oleh Warga Binaan di Lapas. Program tersebut meliputi pertanian, mebel, dan berbagai keterampilan kerja lainnya yang bernilai ekonomis.
Bahrun menyampaikan pemberian premi merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan partisipasi aktif Warga Binaan dalam program pembinaan kemandirian. “Pembinaan kemandirian bukan hanya untuk mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi menjadi bekal keterampilan dan pengalaman kerja saat kembali ke masyarakat. Premi ini adalah hak mereka atas hasil kerja yang telah dilakukan secara produktif dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Pembayaran premi dilaksanakan secara nontunai melalui kartu BRIZZI masing-masing Warga Binaan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan hasil pembinaan. Pengelolaan program pembinaan dan pembayaran premi secara transparan merupakan komitmen untuk menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.
Salah satu Warga Binaan penerima premi berinisial A mengungkapkan rasa syukur dan motivasinya setelah menerima hasil dari jerih payahnya. “Saya merasa dihargai karena hasil kerja kami benar-benar diperhatikan. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan bekerja lebih baik lagi. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman ini bisa saya manfaatkan saat bebas nanti,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas program pembinaan kemandirian di Lapas Luwuk. "Kami mendorong seluruh satuan kerja untuk terus mengoptimalkan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata. Pembayaran premi kepada Warga Binaan adalah implementasi nyata Sistem Pemasyarakatan yang memberikan hak, membangun keterampilan dan menanamkan nilai tanggung jawab,“ tuturnya.
Kegiatan ini sejalan dengan core value Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Akuntabel. Melalui program ini, Lapas Luwuk terus berkomitmen membangun Warga Binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


