Lapas Luwuk Salurkan Paket Sembako, Hadirkan Sayuran Hasil Pembinaan Warga Binaan untuk Bantu Masyarakat

Lapas Luwuk Salurkan Paket Sembako, Hadirkan Sayuran Hasil Pembinaan Warga Binaan untuk Bantu Masyarakat

Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali tunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui bantuan sosial (bansos) berupa pembagian beberapa paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat yang membutuhkan, Kamis (29/10). Kegiatan yang dilaksanakan ini menyasar tenaga pengangkut sampah, pedagang di pasar, dan keluarga Warga Binaan yang kurang mampu.

Paket bansos yang disalurkan tidak hanya berisi kebutuhan pokok, seperti beras dan bahan pangan lainnya, tetapi juga sayuran pakcoy segar hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan. Keterlibatan hasil pertanian tersebut menjadi bukti nyata program pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sayuran pakcoy yang dimasukkan ke paket sembako merupakan hasil budidaya Warga Binaan melalui program pembinaan di bidang pertanian. Hasil kerja keras tersebut kini memiliki nilai sosial karena dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bansos ini merupakan kepedulian sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata dari program pembinaan yang dilaksanakan di Lapas. "Kami ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan, khususnya tenaga pengangkut sampah, pedagang di pasar, dan keluarga Warga Binaan yang kurang mampu. Kami juga ingin menunjukkan hasil pembinaan di Lapas memberikan manfaat nyata bagi orang lain. Sayuran pakcoy yang kami bagikan merupakan hasil kerja keras Warga Binaan yang kini membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ujarnya.

Bahrun menambahkan program pembinaan kemandirian harus mampu memberikan dampak positif, baik bagi Warga Binaan maupun lingkungan sosial di sekitarnya. “Keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif ketika kembali ke masyarakat,” harapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Aripudin, salah satu tenaga pengangkut sampah yang menerima bansos. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Lapas Luwuk kepada para pekerja kebersihan.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga kami. Kami juga senang karena sayuran yang diberikan merupakan hasil pembinaan Warga Binaan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi masyarakat," ungkap Aripudin.

Sementara itu, salah satu Warga Binaan inisial P bangga karena hasil budidaya yang selama ini dikerjakan dapat dimanfaatkan untuk membantu sesama. Baginya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bahwa keterampilan yang dipelajari selama menjalani pembinaan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

"Selama ini kami belajar menanam dan merawat tanaman agar menghasilkan sayuran yang baik. Ternyata hasilnya tidak hanya bisa dinikmati sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada orang lain. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan," tutur P.

Lapas Luwuk berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, proses pembinaan di Lapas diharapkan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus mempersiapkan Warga Binaan untuk kembali berperan aktif di tengah kehidupan sosial. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Luwuk

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0