Kebaktian Online di Lapas Batulicin, Warga Binaan Renungkan Pesan “Di Ujung Jalan Ada Sukacita”

Kebaktian Online di Lapas Batulicin, Warga Binaan Renungkan Pesan “Di Ujung Jalan Ada Sukacita”

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin gelar pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan beragama Nasrani melalui kebaktian daring di ruang Subseksi Pembinaan, Rabu (28/10). Mengangkat tema “Di Ujung Jalan Ada Sukacita”, kegiatan melalui Zoom Meeting ini ajak Warga Binaan merenungkan pengharapan dan kekuatan iman dalam menjalani kehidupan.

Pesan tersebut mengingatkan bahwa perjalanan hidup tidak selalu mudah, tetapi setiap tantangan dapat menjadi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan memperbaiki diri. Bagi Warga Binaan, perenungan ini jadi pengingat bahwa masa depan tetap terbuka dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dapat diupayakan.

Selama kebaktian berlangsung, Warga Binaan ikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk dan menyimak materi keagamaan yang disampaikan secara daring. Pesan yang disampaikan jadi bahan refleksi untuk menjalani masa pembinaan dengan keteguhan hati, kesabaran, dan semangat memperbaiki diri.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menjelaskan bahwa pesan “Di Ujung Jalan Ada Sukacita” memiliki makna penting bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan. Menurutnya, penguatan iman dapat membantu mereka menjaga harapan dan menjadikan setiap pengalaman sebagai dorongan untuk memperbaiki diri.

“Kami berharap pesan yang disampaikan melalui kebaktian ini dapat menguatkan iman dan pengharapan Warga Binaan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, dan kami ingin nilai-nilai kerohanian menjadi salah satu kekuatan bagi mereka untuk melangkah menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Harry.

Salah seorang Warga Binaan, M, mengungkapkan bahwa kebaktian tersebut memberinya kesempatan untuk merenungkan perjalanan hidup dan pentingnya mempertahankan harapan. Ia memaknai pesan yang disampaikan sebagai pengingat agar tidak menyerah dalam menjalani proses perubahan diri.

“Pesan ‘Di Ujung Jalan Ada Sukacita’ mengingatkan saya bahwa selalu ada harapan untuk menjadi lebih baik. Saya ingin menjadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ungkap M.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, tegaskan bahwa pembinaan kerohanian berperan penting dalam membangun karakter dan mendorong perubahan perilaku Warga Binaan. Ia berharap kegiatan keagamaan menjadi sumber kekuatan spiritual bagi mereka untuk mempertahankan harapan dan tekad memperbaiki diri.

“Kami mendukung pembinaan kerohanian karena perubahan diri juga membutuhkan penguatan iman, kesadaran, dan harapan. Semoga pesan yang direnungkan dalam kebaktian ini memberikan semangat bagi Warga Binaan untuk menjalani pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri kemba ke masyarakat dengan membawa perubahan positif,” tegas Thoha. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
1
love
1
funny
0
angry
0
sad
1
wow
0