Lapas Pemuda Madiun Siapkan 1.000 Kandang Ayam Petelur Dukung Ketahanan Pangan

Lapas Pemuda Madiun Siapkan 1.000 Kandang Ayam Petelur Dukung Ketahanan Pangan

Madiun, INFO_PAS – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun dukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai inovasi. Salah satu langkah nyatanya ialah menyiapkan 1.000 kandang ayam petelur yang segera diisi sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan berbasis Pemasyarakatan, Rabu (8/7).

Pembangunan kandang ayam petelur tersebut manfaatkan lahan brandgang yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Kini, kawasan tersebut berubah menjadi area produktif sebagai cikal bakal pengembangan swasembada pangan mandiri di lingkungan Lapas Pemuda Madiun.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, didampingi Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Sumarji, tinjau langsung kesiapan 1.000 kandang ayam petelur yang telah selesai dibangun. Peninjauan dilakukan untuk pastikan seluruh sarana dan prasarana siap sebelum kandang diisi ayam petelur. Kandang tersebut menggunakan produk hasil karya Warga Binaan Lapas Gunung Sindur sebagai wujud sinergi antarunit pelaksana teknis Pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan kemandirian sekaligus memperkuat program ketahanan pangan.

Hasil produksi telur nantinya dimanfaatkan sebagai tambahan kebutuhan konsumsi Warga Binaan. Program ini diharapkan tingkatkan pemenuhan gizi sekaligus kurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar sehingga swasembada pangan di lingkungan Lapas dapat terwujud secara berkelanjutan.

Kawasan peternakan ayam petelur tersebut juga berdampingan dengan kandang kambing yang tengah dikembangkan sehingga seluruh lahan tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

Rudi Kristiawan mengatakan pengembangan peternakan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan untuk mengoptimalkan aset dan lahan menjadi kawasan produktif.

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian melalui praktik peternakan yang membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas.

"Semangat kami adalah mengubah lahan tidur menjadi lahan makmur. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi sarana pembinaan keterampilan agar Warga Binaan memiliki bekal usaha setelah bebas nantinya. Kami ingin Lapas Pemuda Madiun terus berinovasi, produktif, dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan maupun masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Sumarji, menjelaskan pengelolaan peternakan ayam petelur akan dioptimalkan agar memberikan hasil maksimal sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan.

"Melalui program ini, Warga Binaan tidak hanya dilibatkan dalam kegiatan pemeliharaan ternak, tetapi juga belajar mengenai manajemen peternakan, mulai dari perawatan, pemberian pakan, hingga pengelolaan hasil produksi. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat, sehingga tujuan pembinaan dan ketahanan pangan dapat berjalan secara beriringan," jelas Sumarji.

Melalui pengembangan peternakan ayam petelur dan kambing, Lapas Pemuda Madiun perkuat program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian. Program ini diharapkan mampu membentuk Warga Binaan yang lebih terampil serta mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0