Lapas Perempuan Martapura Perkuat Pembinaan Kemandirian, Teken PKS dan Gelar Pelatihan Sasirangan Prada
Martapura, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura perluas program pembinaan kemandirian melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Sainsirangan, pelaku UMKM di bidang manufaktur kain sasirangan, Selasa (3/3). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelatihan pembuatan Sasirangan Prada yang diikuti 20 Warga Binaan.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pelatihan berbasis potensi lokal Kalimantan Selatan, sekaligus membuka peluang pengembangan produk khas hasil karya Warga Binaan. Pelatihan difokuskan pada teknik pembuatan Sasirangan Prada, mulai dari proses dasar hingga penyelesaian akhir yang memiliki nilai jual.
Kepala Lapas Perempuan, Evi Loliancy, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menilai pelatihan tersebut tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka ruang kreativitas bagi Warga Binaan.
“Sangat luar biasa. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, kita optimis sasirangan prada dari Lapas Perempuan Martapura akan memiliki ciri khas dan motif tertentu yang tidak dimiliki di tempat lain. Saya berpesan kepada 20 peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan belajar sungguh-sungguh. Keterampilan ini akan menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ketua Sainsirangan, Rahmat Amin, selaku pemateri, berharap ilmu yang diberikan dapat memberi manfaat jangka panjang bagi para peserta.
“Terima kasih kepada jajaran lapas atas kepercayaan yang diberikan. Semoga keterampilan yang dibagikan hari ini dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan. Salah seorang Warga Binaan, N, mengaku termotivasi mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya bersemangat mempelajari sasirangan prada ini. Ini pengalaman berharga untuk menambah keterampilan agar nanti memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja atau berusaha,” katanya.
Melalui program ini, Lapas Perempuan Martapura dorong Warga Binaan miliki keahlian yang aplikatif dan bernilai ekonomi, sekaligus memperkuat kesiapan mereka untuk mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Martapura
What's Your Reaction?


