Lapas Perempuan Palembang Gandeng AMSA FK Unsri Edukasi Kesehatan Warga Binaan

Lapas Perempuan Palembang Gandeng AMSA FK Unsri Edukasi Kesehatan Warga Binaan

Palembang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang bekerja sama dengan Asian Medical Students’ Association (AMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) gelar kegiatan edukasi kesehatan bagi Warga Binaan, Sabtu (25/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan di bidang kesehatan melalui peningkatan kesadaran terhadap anemia defisiensi besi dan pencegahan penyakit tidak menular.

Kegiatan yang dikemas dalam program Event of The Year with AMSA-Unsri (EOTY) 2026 tersebut diisi dengan penyuluhan interaktif mengenai anemia defisiensi besi, meliputi penyebab, gejala, hingga langkah pencegahan. Selain itu, Warga Binaan juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pola makan bergizi seimbang guna menekan risiko penyakit seperti hipertensi dan diabetes.

Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam mendukung pembinaan kesehatan Warga Binaan. “Kami sangat mengapresiasi sinergi dengan AMSA FK Unsri. Edukasi kesehatan seperti ini penting agar Warga Binaan lebih memahami kondisi kesehatannya serta mampu menerapkan pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Dokter Lapas Perempuan Palembang, dr. Windy Kirani, menambahkan bahwa pendekatan preventif menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan Warga Binaan, khususnya perempuan.

“Anemia defisiensi besi masih cukup sering ditemukan. Melalui edukasi ini, kami berharap Warga Binaan semakin peduli terhadap asupan gizi sehingga dapat mencegah berbagai penyakit tidak menular,” jelasnya.

Selain penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan sederhana sebagai upaya deteksi dini. Warga Binaan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, yang menunjukkan meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan diri.

Perwakilan AMSA FK Unsri, Muhammad Dzaky Arizyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kesehatan secara mandiri serta memberikan dampak positif bagi Warga Binaan,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Perempuan Palembang hadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya dari aspek kepribadian, tetapi juga kesehatan, guna mendukung kualitas hidup Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Palembang

 

What's Your Reaction?

like
7
dislike
0
love
5
funny
0
angry
0
sad
0
wow
2