Lapas Piru dan Kemenag SBB Hadirkan Ruang Refleksi Iman bagi Warga Binaan
Piru, INFO_PAS - Gereja Ebenhaezer Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru jadi ruang bagi Warga Binaan beragama Kristen untuk merefleksikan perjalanan hidup dan memperkuat keimanan melalui pembinaan kerohanian bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (15/9). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kepribadian yang dilaksanakan Lapas Piru.
Kegiatan dipimpin perwakilan Kemenag SBB, Simson Hahuwa, melalui pembacaan Alkitab dari Mazmur 119:105–106. Pesan dalam ayat tersebut jadi bahan refleksi mengenai firman Tuhan sebagai pedoman hidup serta pentingnya menjaga komitmen untuk terus memperbaiki diri.
Kepala Subseksi Registrasi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Piru, Wikrama Jaya, mengatakan pembinaan kerohanian menjadi salah satu bagian dari pembinaan kepribadian yang terus dilaksanakan Lapas Piru.
“Pembinaan kerohanian kami jadikan ruang bagi Warga Binaan untuk memperkuat iman dan melakukan refleksi diri. Kami berharap nilai yang diperoleh tidak hanya dipahami selama kegiatan, tetapi juga diterapkan dalam keseharian,” ujar Wikrama.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Piru, Muh Ramdhan Basir, menambahkan bahwa pembinaan kerohanian turut mendukung proses perubahan sikap Warga Binaan.
“Pembinaan kepribadian kami laksanakan secara berkesinambungan dengan memperhatikan kebutuhan Warga Binaan. Pembinaan kerohanian menjadi salah satu sarana untuk membantu mereka membangun kesadaran, kedisiplinan diri, dan kesiapan menjalani kehidupan yang lebih baik,” jelas Ramdhan.
Perwakilan Kemenag SBB, Simson Hahuwa, menekankan pentingnya kesinambungan pendampingan keagamaan bagi Warga Binaan agar nilai yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap pembinaan ini tidak berhenti pada kegiatan, tetapi dapat menjadi penguatan bagi Warga Binaan untuk membawa nilai-nilai keagamaan dalam sikap dan kehidupan sehari-hari,” ungkap Simson.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan dukungan Lapas Piru terhadap pembinaan kerohanian melalui kerja sama dengan Kemenag SBB.
“Sinergi dengan Kemenag SBB mendukung kami dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh kebutuhan spiritual Warga Binaan. Kami akan terus membuka ruang untuk pembinaan yang berkelanjutan,” tutur Hery.
Salah satu Warga Binaan, M, mengaku kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk kembali merenungkan perjalanan hidup. “Bagi kami, kegiatan seperti ini menjadi penguatan untuk tetap memiliki harapan dan terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan,” ungkapnya. (afn0
Kontributor: Humas Lapas Piru
What's Your Reaction?


