Lewat Busapa, Lapas Narkotika Karang Intan Buka Ruang Dialog dengan Warga Binaan

Lewat Busapa, Lapas Narkotika Karang Intan Buka Ruang Dialog dengan Warga Binaan

Karang Intan, INFO_PAS – Tiga pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan bersama Kepala Regu Pengamanan (Karupam) dan Wakil Kepala Regu Pengamanan (Wakarupam) sapa Warga Binaan secara langsung melalui Budaya Sapa Pagi (Busapa). Mereka menyusuri selasar blok hunian hingga masuk ke Blok A untuk berinteraksi dengan Warga Binaan dalam suasana pagi yang tertib, Sabtu (29/8).

Kasubbag Tata Usaha, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), dan Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) bersama petugas pengamanan sampaikan sejumlah arahan terkait kehidupan selama menjalani pembinaan. Petugas mengingatkan Warga Binaan untuk menjaga kebersihan kamar dan lingkungan blok, memperhatikan kesehatan, memahami hak dan kewajiban, serta menaati ketentuan yang berlaku di Lapas.

Pada kesempatan yang sama, petugas membuka ruang dialog bagi Warga Binaan untuk bertanya serta menyampaikan saran, masukan, harapan, dan aspirasi terkait kehidupan maupun proses pembinaan. Interaksi tersebut membantu petugas memperoleh informasi mengenai hal-hal yang menjadi perhatian Warga Binaan sekaligus memberikan penjelasan sesuai ketentuan.

Kasubbag Tata Usaha Lapas Narkotika Karang Intan, Hutan Triwibowo, yang turut turun langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa Busapa menjadi sarana untuk membangun kedekatan sekaligus menjaga keterbukaan antara petugas dan Warga Binaan.

“Busapa menjadi ruang bagi kami untuk menyampaikan arahan sekaligus mendengarkan apa yang disampaikan Warga Binaan. Jadi bukan hanya petugas yang memberikan informasi, tetapi Warga Binaan juga memiliki kesempatan untuk bertanya, menyampaikan saran, maupun hal-hal yang menjadi perhatian mereka,” ujarnya.

Menurut Hutan, komunikasi yang terbuka membantu petugas memahami kondisi Warga Binaan dan mengetahui hal-hal yang perlu mendapat perhatian. Ia berharap budaya saling mendengar tersebut dapat terus berjalan sehingga setiap masukan dapat menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan.

“Kami ingin komunikasi seperti ini terus berjalan. Dengan saling mendengar, petugas dapat mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan, sementara Warga Binaan mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai hak, kewajiban, dan aturan yang harus dipatuhi selama berada di Lapas,” tambahnya.'

Salah seorang Warga Binaan, FH, mengapresiasi kehadiran petugas yang menyapa dan berdialog langsung di blok hunian.

“Kami merasa senang karena petugas datang langsung menyapa dan berdialog dengan kami. Kalau ada yang ingin ditanyakan atau disampaikan, kami bisa langsung menyampaikannya dan mendapatkan penjelasan. Kegiatan seperti ini membuat komunikasi antara Warga Binaan dan petugas menjadi lebih terbuka,” ungkap FH.

Selain menjadi sarana dialog, kehadiran petugas di selasar hingga Blok A juga memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan hunian secara lebih dekat. Petugas berinteraksi dengan Warga Binaan sekaligus melihat langsung situasi di area hunian dalam suasana yang aman dan tertib.

Bagi Lapas Narkotika Karang Intan, Busapa merupakan inovasi yang mengedepankan pendekatan persuasif dalam mendukung pelayanan dan pembinaan. Melalui kegiatan ini, petugas tidak hanya menyampaikan arahan, tetapi juga membangun komunikasi agar Warga Binaan memahami aturan serta dapat menyampaikan masukan secara konstruktif.

Busapa jadi jembatan yang mempertemukan arahan petugas dengan aspirasi Warga Binaan. Konsistensi pelaksanaannya diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang tertib, kondusif, dan responsif terhadap kebutuhan Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0