MENENGOK KESEHARIAN WBP RUTAN TRENGGALEK SELAMA RAMADHAN

  Trenggalek, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ternggalek berusaha menjadikan Ramadhan yang penuh berkah dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Menurut Kepala Rutan (Karutan) Trenggalek, Sambiyo, para WBP mengisi keseharian selama Ramadhan dengan banyak kegiatan mulai pagi hingga mal
MENENGOK KESEHARIAN WBP RUTAN TRENGGALEK SELAMA RAMADHAN

  Trenggalek, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ternggalek berusaha menjadikan Ramadhan yang penuh berkah dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Menurut Kepala Rutan (Karutan) Trenggalek, Sambiyo, para WBP mengisi keseharian selama Ramadhan dengan banyak kegiatan mulai pagi hingga malam. “Pagi hari menjelang subuh mereka tarheem dilanjutkan dengan Shalat Subuh berjamaah dengan petugas blok dan petugas piket, lalu tilawatul Al – Qur’an sampai pukul 05.00 WIB,” kata Sambiyo. Menginjak pada pukul 07. 30 WIB, semua WBP melaksanakan apel pagi, dilanjutkan dengan kegiatan pembinaan kemandirian dan bersih – bersih sampai pukul 09.00 WIB. Selanjutnya mereka Shalat Dhuha berjamaah di masjid. “Kegiatan berlanjut baca Al – Qur’an / Iqro’ dan pelajaran Fiqh dengan pengajar staf Pelayanan Tahanan dan mahasiswa STIT Sunan Giri Trenggalek serta Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek, lalu Shalat Dhuhur berjamaah bersama dengan para pegawai,” tambah Kalapas. Menjelang sore, WBP berkumpul di Masjid At-Taqwa untuk melaksanakan Shalat Ashar berjamaah dan menunggu datangnya waktu buka dengan bimbingan Al – Qur’an / Iqro’ hingga pukul 17.00 WIB. Adapun setelah berbuka, mereka Shalat Magrib berjamaah, lanjut Shalat Isya dan Shalat Tarawih berjamaah. Lanjut Kalapas, “Setelah Shalat Tarawih mereka mendapatkan kultum dari petugas Kemenag Kabupaten Trenggalek, lalu tadarus Al-Qur’an sampai dengan pukul 10.00 WIB.” Seluruh kegiatan ini dimaksudkan agar WBP mempunyai kegiatan yang bermanfaat untuk dirinya sebagai bekal mereka setelah keluar dari rutan agar mempunyai jiwa dan semangat Islami. “Seluruhnya sangat berguna untuk mereka apabila mereka berkumpul dengan masyarakat kelak,” pungkas Kalapas. (IR)   Kontibutor : Adi Santosa
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0