Panen 30 Kg Sawi, Lapas Palangka Raya Perkuat Ketahanan Pangan
Palangka Raya, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya kembali tunjukkan produktivitas lahan pertaniannya melalui panen sayur sawi yang menghasilkan 30 kilogram, Selasa (3/11). Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian Lapas Palangka Raya dan merupakan pembinaan kemandirian untuk bekali Warga Binaan dengan keterampilan di bidang pertanian.
Hasil panen sebanyak 30 kilogram sawi juga menjadi bukti pemanfaatan lahan pertanian Lapas secara produktif. Kegiatan ini sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan dan pelaksanaan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pengembangan kegiatan pertanian yang memberikan manfaat nyata.
Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, menyampaikan kegiatan pertanian akan terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan. "Panen 30 kilogram sawi ini menunjukkan lahan pertanian Lapas Palangka Raya dapat dimanfaatkan secara produktif. Kami akan terus mengembangkan kegiatan pertanian sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” harapnya.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Agus Syamsuarni, menambahkan panen tersebut merupakan hasil perawatan tanaman yang dilakukan Warga Binaan, mulai dari pengolahan tanah dan penyemaian bibit hingga pemeliharaan harian. "Hasil panen 30 kilogram sawi ini memiliki kualitas yang sangat baik, berdaun segar, dan bebas dari hama. Seluruh hasil panen ini nantinya akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal Lapas dan dipasarkan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk Pendapatan Negara Bukan Pajak,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Palangka Raya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian dan mengembangkan kegiatan produktif yang tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Palangka Raya
What's Your Reaction?


