Panen Ribuan Ekor Lele, Warga Binaan Lapas Madiun Tuai Hasil Kerja Keras

Panen Ribuan Ekor Lele, Warga Binaan Lapas Madiun Tuai Hasil Kerja Keras

Madiun, INFO_PAS - Suasana semarak tampak di area brandgang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun saat para Warga Binaan melaksanakan panen ikan lele, Kamis (13/11). Ribuan ekor lele berukuran konsumsi berhasil dipanen dari kolam pembinaan, menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian di bidang perikanan yang terus digalakkan secara berkelanjutan.

Budidaya lele ini dijalankan oleh kelompok kerja Warga Binaan di bawah bimbingan Seksi Kegiatan Kerja. Seluruh proses dilakukan secara mandiri mulai dari penebaran benih, pemberian pakan, hingga pemeliharaan dan panen, dengan pendampingan petugas pembinaan agar sesuai standar budidaya yang baik dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Dadang Firmansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Lapas Madiun dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi.

“Program budidaya lele ini adalah bentuk nyata pembinaan kemandirian di Lapas Madiun. Kami dorong Warga Binaan untuk aktif dan bertanggung jawab dari awal hingga panen. Hasil kali ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan disiplin, mereka mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai jual. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Dadang.

Selain menjadi sarana pelatihan teknis, kegiatan budidaya ini juga berperan dalam membangun karakter, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan kerja sama antarsesama Warga Binaan. Hasil panen lele selanjutnya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas serta sebagian dijual kepada pegawai sebagai bentuk kegiatan ekonomi produktif di lingkungan Pemasyarakatan.

Salah satu peserta, AG, mengaku bangga bisa turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut program budidaya lele ini. Selain menambah pengalaman, kami belajar cara merawat ikan dari memberi pakan, menjaga kualitas air, sampai panen. Rasanya bangga bisa menghasilkan sesuatu dari hasil kerja kami sendiri. Semoga ilmu ini bisa jadi bekal ketika saya kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Melalui kegiatan panen ini, Lapas Madiun terus membuktikan bahwa pembinaan bukan sekadar proses, tetapi juga hasil nyata. Dari kolam sederhana di balik tembok Pemasyarakatan, tumbuh semangat baru untuk berkarya, mandiri, dan berdaya guna bagi sesama. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Madiun

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0