Panen Sembilan Kg Kacang Panjang, Rutan Pelaihari Terus Perkuat Pembinaan Kemandirian Pangan

Panen Sembilan Kg Kacang Panjang, Rutan Pelaihari Terus Perkuat Pembinaan Kemandirian Pangan

Pelaihari, INFO_PAS — Upaya memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari. Melalui kegiatan pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rutan Pelaihari berhasil memanen sembilan kilogram kacang panjang, Selasa (3/11).

Panen berlangsung di area Kebun SAE dipimpin oleh Kepala Rutan (Karutan) Pelaihari, Eri Triyanto, didampingi jajaran struktural dan Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan pertanian. Kehadiran Karutan menjadi bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di lingkungan Rutan. Sementara itu, keterlibatan Warga Binaan dalam setiap tahapan kegiatan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengenal praktik pertanian sekaligus mengembangkan keterampilan yang bermanfaat.

Eri menyampaikan hasil panen tersebut menjadi salah satu bukti kegiatan pertanian dapat memberikan hasil nyata sekaligus menghadirkan nilai edukasi bagi Warga Binaan. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting agar manfaatnya dapat terus dirasakan.

“Panen ini patut kita syukuri dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kegiatan pertanian di Kebun SAE. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya terlibat dalam proses penanaman dan perawatan, tetapi juga mendapatkan pengalaman serta keterampilan yang bisa menjadi bekal positif ketika kembali ke masyarakat,” ujar Eri.

Bagi Warga Binaan, kegiatan di Kebun SAE bukan sekadar aktivitas mengisi waktu, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, dan semangat bekerja. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mereka memperoleh bekal keterampilan yang berpotensi dikembangkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Salah seorang Warga Binaan, Salam, senang mengikuti proses pembinaan mulai dari perawatan tanaman hingga pelaksanaan panen. Baginya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus mengajarkan pentingnya kesabaran dan tanggung jawab dalam menghasilkan sesuatu melalui proses yang berkelanjutan.

“Mulai dari merawat tanaman sampai akhirnya bisa dipanen, kami belajar banyak hal, terutama tentang kesabaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Harapannya, ilmu yang kami dapat di sini menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” harap Salam.

Melalui panen ini, Rutan Pelaihari kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan produktif dan berkelanjutan. Hasil sembilan kilogram kacang panjang bukan hanya menjadi capaian pertanian, tetapi juga mencerminkan proses belajar dan kerja keras Warga Binaan dalam membangun kebiasaan positif melalui kegiatan bermanfaat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Pelaihari

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0