Pembacaan Yasin Serentak Warnai Ramadan di Lapas Narkotika Karang Intan

Pembacaan Yasin Serentak Warnai Ramadan di Lapas Narkotika Karang Intan

Karang Intan, INFO_PAS — Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan pada Jumat (20/2). Ratusan santri Warga Binaan secara serentak melaksanakan pembacaan Surah Yasin untuk mengisi Ramadan 1447 Hijriah dengan kegiatan spiritual yang menenangkan dan membangun kesadaran diri.

Dengan mengenakan busana Muslim yang rapi, para Warga Binaan duduk berbaris memenuhi saf masjid. Lantunan Surah Yasin menggema syahdu, menyatu dalam doa dan harapan akan ampunan, serta kesempatan memperbaiki diri. Momentum ini menjadi pembinaan kepribadian yang secara konsisten dilaksanakan oleh Lapas Narkotika Karang Intan guna membentuk pribadi yang lebih religius dan berakhlak.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan pembacaan Yasin serentak bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi bagian dari proses pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan. Pembinaan kerohanian menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk hijrah dan memperbaiki diri. Melalui pembacaan Yasin serentak ini, kami ingin menanamkan nilai ketenangan, introspeksi, dan harapan baru bagi seluruh Warga Binaan. Kami percaya pembinaan yang menyentuh hati akan melahirkan perubahan yang nyata,” ujar Yugo.

Salah seorang Warga Binaan, Munaf, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saat membaca Yasin bersama-sama, hati saya terasa lebih tenang. Ramadan kali ini benar-benar berbeda. Saya merasa punya kesempatan untuk memperbaiki diri dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Semoga setelah bebas nanti, saya menjadi pribadi yang lebih baik bagi keluarga dan masyarakat,” harapya.

Pembacaan Yasin serentak menjadi bukti di balik tembok Pemasyarakatan, proses perubahan terus tumbuh. Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga bulan pembinaan, refleksi, dan penguatan tekad untuk menata masa depan.

 

Kontributor: LPN Karang Intan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0