Perluas Sinergi Lintas Sektor, Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Pembinaan Warga Binaan dan Ketahanan Pangan

Perluas Sinergi Lintas Sektor, Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Pembinaan Warga Binaan dan Ketahanan Pangan

Ambon, INFO PAS – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku terus perkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Kepala Bagian Umum, Sarwono, bersama jajaran ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kota Ambon serta Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Rabu (14/10). Kedua pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Maluku.

Dalam pertemuan bersama BPVP Kota Ambon, pembahasan difokuskan pada peluang penyelenggaraan pelatihan vokasi berbasis kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia kerja dan potensi Warga Binaan. Kerja sama ini diharapkan memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk meningkatkan pengetahuan, mengembangkan keterampilan praktis, dan membangun kemampuan produktif sebagai bekal menjalani kehidupan mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Sarwono menegaskan pembinaan Warga Binaan perlu diarahkan tidak hanya pada perubahan perilaku, tetapi juga pada peningkatan kapasitas diri yang bermanfaat bagi masa depan. Keterampilan yang memadai dapat meningkatkan kepercayaan diri, produktivitas, dan kemandirian Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat. Pembekalan tersebut juga menjadi bagian penting dari proses reintegrasi sosial, sehingga mereka memiliki peluang lebih luas untuk bekerja, berwirausaha, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi secara positif di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami ingin memastikan pembinaan yang diberikan kepada Warga Binaan tidak berhenti pada perubahan perilaku, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan. Melalui sinergi dengan BPVP Kota Ambon, kami berharap membuka lebih banyak peluang pelatihan yang sesuai potensi mereka,” harapnya.

Kepala BPVP Kota Ambon, Yustianto, menyambut baik upaya Kanwil Ditjenpas Maluku dalam menjajaki kerja sama di bidang pelatihan vokasi dan pengembangan keterampilan Warga Binaan. Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi merupakan salah satu langkah penting untuk mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha.

“Melalui sinergi ini, kami berharap mendukung peningkatan kompetensi Warga Binaan melalui pelatihan vokasi yang sesuai potensi dan kebutuhan mereka. Keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk membangun kemandirian, membuka peluang kerja maupun berwirausaha, dan mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang lebih baik,” ujar Yustianto.

Sementara itu, kunjungan ke Dinas Pertanian Provinsi Maluku diarahkan pada penguatan kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan di seluruh UPT Pemasyarakatan se-Maluku. Sarwono menyampaikan program tersebut merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan dukungan teknis dan pendampingan dari instansi yang memiliki kompetensi di bidang pertanian.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis yang perlu kita dukung bersama. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, kami berharap memperoleh dukungan, pendampingan, dan masukan teknis untuk mengoptimalkan pelaksanaan program ketahanan pangan di UPT Pemasyarakatan se-Maluku,” ujar Sarwono.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda, menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut dan berharap komunikasi yang telah terbangun ditindaklanjuti melalui program kerja sama konkret. ”Kami harap sinergi ini mendukung pengelolaan lahan produktif, pemilihan komoditas pertanian yang sesuai, serta penerapan metode pertanian yang efektif dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan potensi dan kebutuhan masing-masing UPT Pemasyarakatan,” harapnya.

Selain mendukung ketersediaan pangan, pengembangan sektor pertanian di lingkungan Pemasyarakatan juga berpotensi menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui keterlibatan dalam kegiatan produktif dan peningkatan pengetahuan di bidang pertanian, Warga Binaan diharapkan memperoleh pengalaman dan keterampilan yang berguna untuk kehidupan setelah menjalani masa pidana. Dengan demikian, program ketahanan pangan dan pembinaan keterampilanberjalan beriringan dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna.

Melalui kunjungan ke BPVP Kota Ambon dan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Kanwil Ditjenpas Maluku menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Penjajakan kolaborasi tersebut diharapkan ditindaklanjuti menjadi program terarah, terukur, dan berkelanjutan sehingga meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat ketahanan pangan, serta mempersiapkan Warga Binaan agar kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab. (IR)

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Maluku

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0