Produksi Perdana Kue Lumpur, Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kemandirian Berbasis UMKM

Produksi Perdana Kue Lumpur, Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kemandirian Berbasis UMKM

Piru, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali tunjukkan komitmen dalam pemberdayaan Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian bidang tata boga. Selasa (24/2), tiga Warga Binaan laksanakan produksi perdana kue lumpur hijau di ruang dapur pembinaan Lapas Piru.

Kegiatan ini menjadi inovasi baru dalam menambah variasi produk kue yang sebelumnya telah diproduksi, sekaligus sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas Warga Binaan. Proses pembuatan dimulai dari persiapan bahan seperti tepung, santan, gula, telur, serta campuran pasta pandan untuk menghasilkan warna hijau yang khas. Selanjutnya, adonan diolah dan dimasak menggunakan cetakan khusus hingga menghasilkan kue lumpur dengan tekstur lembut dan cita rasa manis yang khas.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian.

“Produksi kue lumpur hijau ini adalah inovasi perdana untuk menambah jenis produk tata boga di Lapas Piru. Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan nyata yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Warga Binaan yang terlibat, O, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang bisa belajar membuat kue jenis baru. Kegiatan ini menambah pengalaman dan memberi saya harapan untuk bisa membuka usaha sendiri setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan.

“Kami terus mendorong pengembangan program berbasis UMKM di dalam Lapas. Hasil produksi tidak hanya menjadi sarana pelatihan, tetapi juga telah dipasarkan melalui Koperasi Lapas Piru sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi Warga Binaan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Piru berharap pembinaan tidak hanya bersifat pembentukan karakter, tetapi juga mampu membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Piru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0