Rawat Mesin Pangkas, Lapas Saparua Jaga Kualitas UMKM Barbershop
Saparua, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua melakukan perawatan rutin mesin potong rambut pada unit UMKM Barbershop sebagai upaya menjaga kualitas pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kegiatan perawatan ini dilaksanakan secara terencana dan tertib dengan pengawasan petugas pengamanan, Jumat (30/1).
Perawatan dilakukan terhadap tiga unit mesin pangkas rambut yang digunakan dalam pelayanan barbershop, terdiri atas dua unit clipper dan satu unit shaver. Seluruh proses dikerjakan oleh Warga Binaan tamping barber dengan penuh kehati-hatian karena peralatan tersebut menjadi sarana utama dalam pelayanan potong rambut bagi Warga Binaan maupun masyarakat pengguna layanan barbershop Lapas Saparua.
Tahapan perawatan meliputi pembongkaran bagian mesin, pembersihan sisa potongan rambut pada mata pisau dan bagian dalam mesin, pengecekan kondisi komponen, serta pengolesan pelumas pada bagian tertentu. Proses ini dilakukan secara teliti agar mesin tetap berfungsi optimal, awet, dan aman digunakan.
Kegiatan perawatan berlangsung di area barbershop Lapas Saparua di bawah pantauan langsung petugas pengamanan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur keamanan serta tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa perawatan peralatan kerja merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan UMKM Warga Binaan. Menurutnya, pembinaan kemandirian tidak hanya menekankan penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab terhadap sarana kerja.
“Perawatan mesin potong rambut ini menjadi pembelajaran bahwa setiap usaha perlu dikelola secara profesional. Peralatan yang terawat akan mendukung kualitas layanan dan mencerminkan keseriusan Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, UMKM barbershop menjadi salah satu sarana pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Dengan peralatan yang terjaga, pelayanan potong rambut dapat berjalan lancar dan higienis, sekaligus melatih Warga Binaan dalam mengelola usaha secara bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, Lapas Saparua berharap Warga Binaan semakin siap mengelola usaha secara mandiri. Pembinaan yang berorientasi pada keterampilan, kedisiplinan, dan konsistensi kerja diharapkan menjadi bekal positif saat Warga Binaan kembali dan berintegrasi dengan masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Saparua
What's Your Reaction?


