Rutan Perempuan Surabaya Panen 14,25 Kg Mangga Apel dan Golek

Rutan Perempuan Surabaya Panen 14,25 Kg Mangga Apel dan Golek

Sidoarjo, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya panen mangga apel dan mangga golek dari area perkebunan di lingkungan Rutan, Senin (26/10). Panen perdana dari dua pohon mangga tersebut hasilkan total 14,25 kilogram buah. Hasil ini jadi bagian dari pemanfaatan lahan sekaligus pelaksanaan program pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Dari panen tersebut, petugas dan Warga Binaan kumpulkan 5,44 kilogram mangga apel dan 8,81 kilogram mangga golek. Rutan Perempuan Surabaya juga rencanakan panen susulan untuk memaksimalkan hasil buah yang masih tersedia.

Pemanfaatan lahan sebagai area perkebunan produktif menjadi salah satu sarana pembinaan keterampilan bercocok tanam. Warga Binaan terlibat dalam perawatan tanaman hingga pemetikan buah. Aktivitas ini menjadi sarana pembelajaran untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian.

Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan Rutan Perempuan Surabaya, Comi Hendariswati, mengapresiasi ketekunan Warga Binaan dalam merawat kedua pohon mangga hingga menghasilkan panen.

“Alhamdulillah, hasil panen perdana ini sangat memuaskan. Meskipun hanya ada dua pohon mangga, hasilnya cukup baik. Ini menunjukkan bahwa perawatan yang konsisten dapat memberikan hasil yang positif. Saya berharap pada panen berikutnya, hasilnya bisa lebih melimpah,” ujar Comi.

Salah seorang Warga Binaan, R, mengaku senang melihat tanaman yang selama ini dirawat akhirnya menghasilkan buah. Kegiatan berkebun juga memberinya pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Saya sangat senang dan bangga karena pohon yang kami rawat akhirnya bisa panen. Walaupun hanya dua pohon, hasilnya cukup banyak. Kegiatan ini juga membuat kami lebih produktif dan memberikan bekal ilmu bertani yang bisa digunakan setelah bebas nanti,” ungkap R.

Rutan Perempuan Surabaya terus dorong pembinaan kemandirian melalui kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi Warga Binaan. Panen perdana ini diharapkan dapat memotivasi mereka untuk mengembangkan keterampilan bercocok tanam sebagai bekal kemandirian setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Perempuan Surabaya

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0