RUTAN SURABAYA RUTIN ADAKAN BIMBINGAN PSIKOLOGI BAGI WARGA BINAAN

Surabaya, INFO_PAS - Menjadi tahanan dan terpaksa menghuni rutan bukanlah pilihan hidup setiap individu. Terkadang kondisi yang berbalik 180 derajat ketika seseorang terpaksa tinggal sementara dipenjara membuat jiwa atau pikirannya terguncang, bahkan bisa berakibat gangguan kejiwaan. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan tersebut, Rutan Klas I Surabaya bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya rutin mengadakan bimbingan psikologi kepada warga binaannya setiap satu bulan sekali. Menurut Karutan Surabaya, Kadiyono, kerjasama ini sangat membantu pihak rutan dalam hal pembinaan bagi para warga binaaan. “Bimbingan psikologis seperti ini diharapkan bisa menjadi model pembinaan bagi penghuni rutan yang tidak terlepas dari sebuah dinamika agar dapat memberi bekal bagi mereka selama tinggal disini maupun dalam menyongsong kehidupan setelah selesai menjalani masa hukuman,” jelas eks Kalapas Cilac

RUTAN SURABAYA RUTIN ADAKAN BIMBINGAN PSIKOLOGI BAGI WARGA BINAAN
Surabaya, INFO_PAS - Menjadi tahanan dan terpaksa menghuni rutan bukanlah pilihan hidup setiap individu. Terkadang kondisi yang berbalik 180 derajat ketika seseorang terpaksa tinggal sementara dipenjara membuat jiwa atau pikirannya terguncang, bahkan bisa berakibat gangguan kejiwaan. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan tersebut, Rutan Klas I Surabaya bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya rutin mengadakan bimbingan psikologi kepada warga binaannya setiap satu bulan sekali. Menurut Karutan Surabaya, Kadiyono, kerjasama ini sangat membantu pihak rutan dalam hal pembinaan bagi para warga binaaan. “Bimbingan psikologis seperti ini diharapkan bisa menjadi model pembinaan bagi penghuni rutan yang tidak terlepas dari sebuah dinamika agar dapat memberi bekal bagi mereka selama tinggal disini maupun dalam menyongsong kehidupan setelah selesai menjalani masa hukuman,” jelas eks Kalapas Cilacap tersebut kepada INFO_PAS. Lanjut menurut Kadiyono, bimbingan psikologi  ini akan lebih bermaanfaat dengan dukungan bimbingan kerohanian, keterampilan, dll. ”Dibutuhkan sentuhan lain, baik dari segi psikologi, pemahaman agama yang benar, maupun segi kesejahteraan, yaitu pelatihan-pelatihan lapangan kerja,” imbuhnya. Dalam setiap bimbingannya, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Unair mendatangkan dua orang dokter sebagai psikiater. “Kerjasama ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta penanganan para dokter tentang masalah yang berkaitan dengan warga binaan khususnya gangguan gangguan psikiatrik atau mental emosional yang berhubungan dengan individu,” jelas dokter Nalini selaku Ketua Program Psikiatri FK Unair. Untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, klinik Rutan Surabaya disulap menjadi tempat curhat para warga binaan setiap pelaksanaan bimbingan. Satu persatu warga binaan bergantian memasuki ruangan untuk melakukan konsultasi kepada psikiater. Salah satunya adalah tahanan wanita kasus penggelapan berusia 21 tahun yang enggan diungkap namanya. Ia merasakan banyak manfaat dari bimbingan psikologi ini. “Saya banyak bertanya cara menghadapi penerimaan masyarakat yang keras terhadap bekas napi selepas keluar dari penjara,” ujarnya.   Kontributor: Aditya W.S-Rutan Klas 1 Surabaya    

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0