UMKM Warga Binaan Lapas Tual Tumbuh, Keripik Pisang dan Gorengan Laku Keras
Langgur, INFO_PAS - Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hasil karya Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kian diminati masyarakat. Keripik pisang dan aneka gorengan yang diproduksi dari dapur pembinaan Lapas Tual laris manis dan dapat respons positif dari masyarakat lokal maupun pengunjung, Rabu (28/1).
Tingginya minat konsumen terlihat dari cepatnya produk terjual setiap kali dipasarkan. Proses produksi yang dilakukan secara rutin oleh Warga Binaan di bawah pendampingan petugas menghasilkan camilan dengan cita rasa gurih dan kualitas yang terjaga. Selain mengutamakan rasa, pengolahan keripik pisang dan gorengan tersebut juga menerapkan standar kebersihan yang baik.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang diarahkan pada pemberian keterampilan nyata bagi Warga Binaan.
“Kami melihat potensi besar dari bahan baku lokal seperti pisang. Produk ini bukan sekadar camilan, tetapi menjadi cerminan perubahan pola pikir Warga Binaan untuk berkarya dan hidup produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan UMKM ini, Warga Binaan tidak hanya belajar mengolah produk, tetapi juga memahami proses kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam berusaha.
Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Tual, L. Laitera, menyebutkan bahwa respons pasar terhadap produk Warga Binaan sangat menggembirakan.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Penjualan meningkat signifikan dan produk sering kali habis dalam waktu singkat. Kualitas rasa yang konsisten serta harga yang terjangkau menjadi daya tarik utama,” ungkapnya saat mendampingi proses produksi di ruang kerja kemandirian.
Respons positif juga disampaikan salah satu konsumen, Sari, warga Langgur, yang kerap membeli keripik pisang produksi Lapas Tual.
“Awalnya saya penasaran, tapi ternyata rasanya enak dan renyah, tidak kalah dengan produk di pasaran. Saya sering beli untuk camilan di rumah karena tahu proses pembuatannya bersih,” tuturnya.
Keberhasilan UMKM ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kepercayaan diri Warga Binaan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui pemberian premi. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tual
What's Your Reaction?


