Warga Binaan Cipinang Sulap Limbah Karet Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Warga Binaan Cipinang Sulap Limbah Karet Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Jakarta, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus perkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan, salah satunya melalui program pengolahan limbah karet. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pelatihan dan keterampilan, tetapi juga membuka ruang belajar yang mendorong Warga Binaan tetap produktif selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai proses pembinaan yang tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga mengubah keterampilan serta pola pikir Warga Binaan. 

“Pengolahan limbah karet ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang kami dorong agar Warga Binaan memiliki keterampilan kerja serta pola pikir produktif, sehingga siap kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat,” tegasnya, Kamis (18/12).

Pelaksanaan program dilakukan dengan pendampingan petugas secara bertahap, mulai dari proses pengumpulan bahan, proses pengolahan, hingga pembentukan produk yang memiliki nilai ekonomi. Selain menumbuhkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menanamkan kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab Warga Binaan.

Kepala bidang kegiatan kerja, Irdiansyah Rana, menjelaskan bahwa antusiasme Warga Binaan cukup tinggi. “Mereka aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan. Selain belajar mengolah limbah, Warga Binaan juga dilatih untuk memahami proses kerja yang rapi dan terstruktur,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Warga Binaan, JK, mengungkapkan bahwa program ini memberikan pengalaman dan harapan baru. “Kami jadi punya kegiatan yang bermanfaat. Dari limbah yang sebelumnya tidak terpakai, sekarang bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai. Ilmu ini sangat berguna untuk kami kedepannya,” ungkapnya.

Dengan program pengolahan limbah karet ini, Lapas Cipinang berkomitmen untuk dapat terus menghadirkan proses pembinaan yang berdampak positif, mendorong kemandirian, serta mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat.

Program ini selaras dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan dan peningkatan pendayagunaan Warga Binaan untuk menghasilkan produk UMKM. (afn)

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
2
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0