Rutan Perempuan Surabaya Sambut Kunjungan Anggota DPD RI, Serap Aspirasi Warga Binaan
Sidoarjo, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara Perempuan Kelas IIA Surabaya sambut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Jawa Timur, Kondang Kusumaning Ayu, yang melaksanakan kunjungan reses, Senin (27/7). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menyerap aspirasi sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, mulai dari pelayanan, pembinaan, hingga kondisi Warga Binaan.
Kepada Kondang Kusumaning Ayu, Pelaksana Tugas Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Widyawati, memaparkan kondisi terkini Rutan, meliputi pelayanan kepada Warga Binaan, pelaksanaan program pembinaan kepribadian dan kemandirian, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas Pemasyarakatan. Ia berharap kunjungan tersebut memperkuat sinergi antara Rutan dan para pemangku kepentingan.
"Kunjungan reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan sekaligus berbagai upaya yang terus kami lakukan dalam meningkatkan pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan. Kami berharap masukan yang disampaikan menjadi perhatian bersama demi mendukung penyelenggaraan Pemasyarakatan yang makin baik," harap Widyawati.
Sementara itu, Kondang Kusumaning Ayu mengatakan kunjungan reses merupakan sarana untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sehingga aspirasi yang diterima menjadi bahan dalam menjalankan fungsi representasi di tingkat pusat. "Kami ingin mendengar langsung berbagai kebutuhan, tantangan, dan praktik baik yang telah dilaksanakan di Rutan Perempuan Surabaya. Dengan melihat kondisi di lapangan, kami berharap membawa aspirasi tersebut sebagai bahan masukan dalam mendukung penguatan Sistem Pemasyarakatan ke depan," ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang berlangsung interaktif antara jajaran Rutan Perempuan Surabaya dan rombongan DPD RI. Berbagai hal terkait penyelenggaraan Pemasyarakatan, pelayanan kepada Warga Binaan hingga pelaksanaan program pembinaan menjadi topik pembahasan dalam sesi tersebut.
Rangkaian kunjungan berlanjut ke area pembinaan kemandirian. Rombongan turut memanen sawi hasil budidaya Warga Binaan sebagai program pembinaan berkebun sebelum melanjutkan peninjauan ke blok hunian untuk menyapa dan berdialog dengan Warga bBnaan.
Diharapkan, kunjungan ini makin memperkuat sinergi antara Rutan Perempuan Surabaya dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan Pemasyarakatan yang profesional, humanis, serta memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan dan masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Perempuan Surabaya
What's Your Reaction?


