Warga Binaan Kristen Lapas Luwuk Diajak Tingkatkan Kualitas Mental Spiritual
Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali laksanakan ibadah bersama yang dirangkaikan dengan pembinaan kepribadian mental spiritual bagi Warga Binaan Kristen. Kegiatan pembinaan rohani ini berlangsung khidmat di Gereja El-Roy Lapas Luwuk bekerja sama bersama Gereja Bethel Indonesia (GBI) Marturia Luwuk, Rabu (28/10).
Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari Warga Binaan Kristen dan jajaran petugas hadir dan mengikuti jalannya peribadatan dengan penuh sukacita. Suasana ibadah diawali dengan lantunan pujian dan penyembahan yang membangkitkan semangat serta rasa syukur seluruh jemaat yang hadir.
Jalannya kegiatan pembinaan dan peribadatan ini diawasi dan didampingi secara langsung oleh Kepala Subseksi Perawatan Narapidana dan Anak Didik, Dian Angeli Dee, bersama para peserta magang, Stevi Holan dan Relika Eka Grace, Dian pun mengapresiasi keaktifan seluruh peserta dalam mengikuti pembinaan kerohanian ini.
"Pembinaan mental spiritual seperti ini merupakan agenda penting untuk membimbing Warga Binaan agar memiliki mental yang kuat dan karakter yang lebih baik. Kami mengapresiasi antusiasme Warga Binaan dan petugas yang hadir. Harapan kami, kegiatan ini terus membawa dampak positif dalam menjaga suasana pembinaan di Lapas tetap harmonis dan kondusif," harapnya.
Pelayanan mimbar pada ibadah kali ini dipimpin langsung oleh Khadim Pdt. Heli Tolesa. Pelayanan dikemas dalam bentuk khotbah dan diskusi sharing Alkitab berlandaskan pembacaan firman Tuhan dari Kitab Matius 16:15, mengusung tema "Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat". Melalui firman tersebut, para Warga Binaan diajak untuk memperdalam pengenalan personal akan iman kepercayaannya serta menjadikan nilai-nilai kebenaran sebagai fondasi perubahan hidup.
"Tema hari ini mengingatkan kita semua bahwa dalam kondisi apa pun, pengakuan dan penyerahan diri kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat memberikan harapan serta pemulihan hidup yang baru. Kami berharap pembinaan ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi benar-benar menumbuhkan imunitas spiritual Warga Binaan agar siap menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat," tutur Pdt. Heli.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, memberikan penegasan terkait komitmen pihak Lapas dalam memenuhi hak-hak beribadah dan pembinaan kepribadian bagi seluruh Warga Binaan. "Sinergi bersama GBI Marturia Luwuk merupakan komitmen kami dalam mengoptimalkan pemulihan karakter Warga Binaan. Kami berharap Warga Binaan memperbaiki diri dan memiliki bekal iman yang teguh saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat nantinya," harapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan ibadah bersama dan pembinaan kepribadian mental spiritual di Gereja El-Roy Lapas Luwuk tersebut berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kekhusyukan. (IR)
Kontributor: Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


