Warga Binaan Lapas Geser Kembangkan Budidaya Kangkung Cabut dengan Metode Hidroponik Modifikasi
Geser INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Geser terus tunjukan konsistensi dan keberlanjutan budidaya sayuran hijau dengan metode hidroponik yang dikembangkan Warga Binaan. Kali ini, melalui pendampingan dan pembimbingan petugas, Warga Binaan kembali melakukan pemindahan benih kangkung cabut pada wadah instalasi bambu modifikasi dengan metode hidroponik, Senin (27/10).
Pelaksana Harian Kepala Subseksi Pembinaan, M. Yusuf Kilkoda, mengatakan pemberdayaan Warga Binaan dalam mendukung ketahanan pangan terus dikembangkan dan menjadi salah satu capaian kinerja Lapas Geser di tahun 2025. Pengembangan budidaya sayuran hijau dengan metode hidroponik menjadi implementasi nyata kebermanfaatan program pemberdayaan Warga Binaan yang memiliki dampak positif, seperti pemanfaatan lahan, sarana peningkatan keterampilan Warga Binaan, dan peningkatan hasil produksi yang dapat dinikmati Warga Binaan maupun masyarakat sekitar.
“Dengan keberhasilan panen 35 ikat pada tahapan budidaya sebelumnya, Warga Binaan lebih optimistis membudidayakan kangkung cabut dengan hidroponik hasil modifikasi. Kami akan mendukung penuh kegiatan pemberdaayaan ini. Semoga menjadi peluang bisnis yang menguntungkan bagi Lapas dan Warga Binaan melalui pemberian premi,” harap Yusuf.
Salah satu Warga Binaan berinisial JR mengatakan dengan keberhasilan panen sebelumnya, mereka makin percaya diri dan fokus membudiayakan sayuran hijau dengan metode hidroponik sebagai program pemberdayaan untuk mendukung ketahanan pangan. Ini merupakan keberlanjutan proses budidaya sayuran hijau yang fokus dikembangkan bukan sekedar mengisi waktu luang, namun menjadi sarana untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan selama menjalani masa pidana.
“Semoga upaya ini menunjukan progres positif dan berhasil hingga tahapan panen. Kami sangat mengaharapkan dukungan penuh terkait dengan penambahan bahan budidaya, seperti nutrisi dan jenis bibit, serta penambahan bambu sebagai wadah instalasi guna peningkatan produksi hasil panen,” ungkap JR.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Mulyo Utomo, menegaskan proses budidaya sayuran hijau jenis kangkung cabut dengan metode hidroponik yang dimodifikasi dengan bahan alam seperti bambu menunjukan hasil positif dan menjanjikan. Pihaknya akan mendukung penuh dengan menyediakan kebutuhan bahan budidaya.
"Semoga pengembangan budidaya ini berjalan optimal dan memberikan dampak positif. Bukan hanya bagi Lapas Geser, tetapi juga bagi Warga Binaan, lingkungan, dan masyarakat sekitar,” tuturnya. (IR)
Kontributor: Lapas Geser
What's Your Reaction?


