Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Asah Keterampilan Membatik Sasirangan
Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan latih Warga Binaan buat kerajinan sasirangan, Selasa (7/7). Kegiatan ini jadi sarana pengembangan keterampilan, kreativitas, dan produktivitas sebagai bekal setelah Warga Binaan setelah selesaikan masa pidana.
Melalui kegiatan ini, Warga Binaan pelajari sekaligus kembangkan keterampilan membuat sasirangan. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap, mulai dari pembuatan pola, pengikatan kain, pewarnaan, hingga penyelesaian produk. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah pendampingan dan pengawasan petugas Seksi Kegiatan Kerja untuk pastikan pembinaan berjalan tertib, aman, dan sesuai tujuan.
Program pembinaan keterampilan sasirangan tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik, tetapi juga mendorong Warga Binaan membangun sikap disiplin, ketelitian, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi mereka untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan sehingga dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kepercayaan diri.
Petugas Seksi Kegiatan Kerja, Rahmat Fahroni, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian melalui pengembangan keterampilan merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas Narkotika Karang Intan bekali Warga Binaan dengan kemampuan yang bermanfaat.
“Melalui kegiatan kerajinan sasirangan ini, kami terus mendorong Warga Binaan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan yang dimiliki,” ujar Rahmat.
Salah satu Warga Binaan, GTR, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
“Saya merasa bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. Selain belajar membuat sasirangan, saya juga belajar untuk lebih sabar, teliti, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Keterampilan ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi saya ke depannya,” ungkap GTR.
Pelaksanaan pembinaan kemandirian melalui kerajinan sasirangan menjadi salah satu upaya Lapas Narkotika Karang Intan hadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan.
Kegiatan kerajinan sasirangan juga menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk kembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang terarah. Selain hasilkan karya, mereka belajar mengenai pentingnya ketekunan, tanggung jawab, dan konsistensi dalam menyelesaikan setiap pekerjaan.
Ini membuktikan bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan kapasitas diri.
Ke depan, Lapas Narkotika Karang Intan akan terus kembangkan berbagai program pembinaan yang selaras dengan potensi Warga Binaan dan kebutuhan masyarakat. Penguatan keterampilan seperti kerajinan sasirangan diharapkan menjadi bekal yang mendukung proses reintegrasi sosial sehingga Warga Binaan dapat kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan kepercayaan diri yang lebih baik. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


