Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura Terima Sosialisasi Kesehatan Mental dari FKIP UNISKA
Martapura, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura terima kunjungan jajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari, Sabtu (21/2). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi kesehatan mental bagi Warga Binaan.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, dalam sambutannya menekankan bahwa pembinaan fisik dan keterampilan tidak akan optimal tanpa didukung kesehatan mental yang baik.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari FKIP Uniska. Warga Binaan tidak hanya membutuhkan bekal keterampilan untuk mandiri secara ekonomi, tetapi yang lebih utama adalah ketangguhan mental untuk menghadapi masa lalu dan menatap masa depan,” ujarnya.
Materi disampaikan oleh Eka Sri Handayani, M.Psi., Psikolog, dan Sabit Tohari, M.Si., Psikolog. Mereka menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi peran pendidik untuk berbagi pengetahuan kepada masyarakat.
“Kami ingin berbagi energi positif. Kesehatan mental adalah pondasi utama agar Warga Binaan tetap tangguh dan siap kembali ke masyarakat dengan mental yang lebih sehat dan optimis,” ujar Eka Sri Handayani.
Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan diajak mempraktikkan teknik relaksasi sederhana, terapi SEFT, serta mengikuti sesi berbagi pengalaman yang dipandu tim akademisi Uniska. Edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis sehingga mudah diterapkan dalam keseharian di dalam Lapas.
Salah satu Warga Binaan yang mengikuti kegiatan, N, mengaku sangat bersemangat selama mendengarkan paparan materi. “Terima kasih atas ilmu dan energi positif yang diberikan untuk kami. Saya merasakan kepedulian dan ketulusan dari Lapas serta Ibu dan Bapak yang telah berkenan memberikan materi. Semoga ilmu yang kami terima bermanfaat dan dapat kami aplikasikan setiap harinya,” ucap N.
Kegiatan yang mengusung tema penguatan resiliensi, kesehatan mental, dan penerimaan diri ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Warga Binaan tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa, mengelola stres, serta membangun rasa percaya diri selama menjalani masa pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Martapura
What's Your Reaction?


