Warga Binaan Lapas Tual Antusias Pelajari Sosiologi lewat Program Kesetaraan

Warga Binaan Lapas Tual Antusias Pelajari Sosiologi lewat Program Kesetaraan

Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus buktikan komitmennya dalam memenuhi hak konstitusional para Warga Binaan. Bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Non-Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Maluku Tenggara, Lapas Tual secara rutin menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C. Suasana ruang belajar pada Rabu (28/10) pun tampak hidup saat para Warga Binaan dengan antusias mengikuti mata pelajaran Sosiologi.

Program pendidikan kesetaraan ini dihadirkan sebagai salah satu pilar utama dalam pembinaan kepribadian intelektual para Warga Binaan. Lewat materi Sosiologi, mereka diajak untuk memahami struktur sosial, cara berinteraksi secara sehat di lingkungan masyarakat, serta bagaimana menyikapi dan menyelesaikan konflik sosial dengan bijak.

Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Fransisco Fanulene, menegaskan menjalani masa pidana di Lapas tidak boleh menjadi penghalang untuk mendapatkan pendidikan yang layak. "Melalui program kesetaraan dengan materi seperti Sosiologi ini, kami ingin mereka memiliki modal pengetahuan sosial yang nyata. Harapannya, begitu bebas dan memegang ijazah, mereka bisa lebih mandiri, mudah beradaptasi, dan diterima kembali dengan baik di lingkungan sosial masyarakat tanpa mengulangi kesalahan masa lalu," harapnya.

Guru pengampu mata pelajaran Sosiologi yang dihadirkan langsung dari SPNF SKB Maluku Tenggara, Prida Zusana Leatemia, menyatakan kekagumannya terhadap dinamika belajar di Lapas. Pengalaman hidup Warga Binaan yang beragam membuat ruang diskusi menjadi jauh lebih kaya.

"Sosiologi bukan sekadar teori di atas kertas, melainkan ilmu tentang bagaimana kita hidup berdampingan. Di kelas ini, kami melihat adanya kesadaran yang sangat tinggi dari para Warga Binaan untuk memahami peran baru mereka. Mereka sangat siap untuk pulang sebagai pribadi yang lebih peka dan berkontribusi positif bagi masyarakat kelak," ungkap Prida.

Melalui sinergi berkelanjutan bersama SKB Maluku Tenggara, Lapas Tual berharap masa pidana yang dijalani Warga Binaan bertransformasi menjadi ruang produktif untuk memperbaiki kualitas diri dan memperluas wawasan demi masa depan yang jauh lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tual

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0