WARTEL RUTAN BANTUL PENUHI KEBUTUHAN KOMUNIKASI WBP

Bantul, INFO_PAS - Seiring dengan kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin meningkat, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Bantul terus berinovasi agar kebutuhan komunikasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa berjalan dengan baik. Salah satu caranya dengan menyediakan warung telekomunikasi (wartel). Nenki, salah seorang WBP Rutan Bantul, mengaku senang dengan keberadaan wartel di rutan sehingga bisa menghubungi keluarganya. “Wartel ini sangat membantu untuk menghubungi keluarga ketika membutuhkan suatu hal mendesak,” ujarnya. Meski ber

 WARTEL RUTAN BANTUL PENUHI KEBUTUHAN KOMUNIKASI WBP
Bantul, INFO_PAS - Seiring dengan kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin meningkat, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Bantul terus berinovasi agar kebutuhan komunikasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa berjalan dengan baik. Salah satu caranya dengan menyediakan warung telekomunikasi (wartel). Nenki, salah seorang WBP Rutan Bantul, mengaku senang dengan keberadaan wartel di rutan sehingga bisa menghubungi keluarganya. “Wartel ini sangat membantu untuk menghubungi keluarga ketika membutuhkan suatu hal mendesak,” ujarnya. Meski berbayar, wartel yang terletak di dalam koperasi rutan bantul ini tidak pernah sepi pengunjung. Setiap harinya WBP secara bergantian menggunakan layanan wartel tersebut. Sumanto, salah seorang petugas wartel, mengatakan wartel ini memang ditujukan agar WBP bisa menghubungi keluarga atau penasehat hukum saat diperlukan. “Keberadaan wartel juga untuk meminimalisir beredarnya alat komunikasi secara ilegal di dalam rutan terkait gerakan Getting to Zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar),” tutur Sumanto. Saat ini wartel Rutan Bantul menyediakan dua buah pesawat telepon. Satu telepon digunakan untuk hubungan keluar, sementara telepon lainnya digunakan petugas untuk mengawasi agar tidak terdapat pembicaraan yang terindikasi pelanggaran tata tertib. “WBP kami batasi maksimal lima menit setiap pembicaraan. Apabila terdapat pembicaraan yang mencurigakan langsung kami putus,” pungkasnya. (IR)   Kontributor: Rian Fahminuddin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0