WBP Dapat Asimilasi di Rumah, Diingatkan Belum Bebas Murni

WBP Dapat Asimilasi di Rumah, Diingatkan Belum Bebas Murni

Muara Teweh, INFO_PAS - Sebanyak 16 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh mulai menjalani program Asimilasi di rumah, Jumat (6/8). Asimilasi di rumah diberikan kepada para WBP berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 24 Tahun 2021 sebagai pencegahan Coronavirus disease (COVID-19).

“Pengeluaran WBP dilaksanakan tanpa dipungut biaya satu rupiah pun. Yang terpenting mereka telah memenuhi syarat, yaitu tanggal 1/2 dan 2/3 masa pidananya jatuh tidak melebihi 31 Desember 2021 dan telah memenuhi persyaratan, baik administratif maupun substantif,” terang Kepala Lapas (Kalapas) Muara Teweh, Akhmad Herriansyah.

Ia mengingatkan, program Asimilasi di rumah ini bukan berarti WBP bebas murni. "Kalian tetap harus mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan, salah satunya wajib lapor kepada Pembimbing Kemasyarakatan selaku pengawas dalam program Asimilasi di rumah," tambah Kalapas.

Sebelum para WBP diberi Surat Keputusan (SK) Asimilasi di rumah dan dikeluarkan dari Lapas, mereka terlebih dahulu diberikan pengarahan oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Baduansyah. "Kami berpesan kepada WBP untuk menjaga nama baik Lapas Muara Teweh, jangan berperilaku buruk, bahkan mengulangi kesalahan baik sama maupun baru, serta selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19," pesannya. 

Adolfus, salah satu WBP yang menerima program Asimilasi di rumah, merasa senang dan terharu. "Kami berterima kasih kepada Lapas Muara Teweh yang telah memberikan banyak program pembinaan selama kami di Lapas. Kami berjanji akan menjaga nama baik Lapas Muara Teweh, tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum lagi, dan menaati segala aturan yang telah ditetapkan," janjinya.

Setelah diberikan pengarahan dan SK Asimilasi di rumah, 16 WBP tersebut diserahkan ke pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh untuk laporan awal sekaligus dilakukan pembimbingan dan pengawasan oleh petugas Bapas. Sebagai informasi, hingga saat ini jumlah WBP Lapas Muara Teweh yang telah menjalani Asimilasi di rumah pada tahun 2021 adalah sebanyak 87 orang.

Dari Ambon, empat WPP Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon dikeluarkan untuk menjalani Asimilasi di rumah, Senin (9/8). Kepala Subseksi (Kasubsi) Pelayanan Tahanan, Dorsina Jadera, yang memberikan SK secara langsung kepada WBP di depan pihak keluarga, menjelaskan program Asimilasi di Rumah merupakan wujud hadirnya pemerintah kepada masyarakat, tak terkecuali WBP, di masa pandemi COVID-19. Ia berharap adanya peran aktif serta penting dari pihak keluarga untuk selalu menjaga mereka selama menjalani Asimilasi di rumah dengan baik.

"Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin, jaga kesehatan, dan jangan lakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri," pesan Dorsina. 

 

Pesan senada disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Fifi Firda. Ia berharap WBP yang mendapatkan rogram Asimilasi di rumah selalu menjaga sikap dan tingkah laku selama berada di luar serta manfaatkan momen ini untuk berkumpul bersama keluarga sebab jika kedapatan berbuat tindakan yang melanggar hukum, maka semua hak-haknya akan dicabut dan diproses sesuai perbuatannya.

 

“Saya berharap keluarga dapat menjaga anggota keluarganya yang sedang menjalani Asimilasi di rumah dengan baik. Gunakan dan manfaatkan program dari pemerintah dengan sebaik mungkin," pinta Fifi. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Muara Teweh, Rutan Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0