Wujud Pembinaan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Palu Panen 30 Kg Pakcoy

Wujud Pembinaan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Palu Panen 30 Kg Pakcoy

Palu, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu kembali panen 30 kg sayuran pakcoy di area pertanian samping kantor Lapas, Selasa (16/2). Panen ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan sekitar Lapas.

Panen pakcoy tersebut merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas Lapas. Kegiatan ini bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam mengelola kegiatan produktif.

Kepala Lapas Palu, Makmur, menyampaikan panen pakcoy ini merupakan bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian di Lapas. “Melalui kegiatan pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Warga Binaan tidak hanya dilatih untuk bercocok tanam, tetapi juga dibentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Makmur menambahkan program pertanian akan terus dikembangkan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan SAE agar menghasilkan kegiatan produktif yang bermanfaat bagi Warga Binaan,” tambahnya.

Salah satu seorang peserta magang, Melinda, mengukapkan kegiatan seperti ini memberikan pengalaman baru dan sangat berharga. “Mengikuti panen sayuran pakcoy di lahan pertanian Lapas Palu memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai peserta magang. Selain memperoleh hasil panen sebanyak 30 kilogram, kami juga belajar langsung tentang proses pertanian dan pembinaan kemandirian yang diterapkan di lapas,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, turut mengapresiasi panen tersebut. “Program pembinaan kemandirian melalui pertanian, seperti panen pakcoy ini sejalan dengan arah kebijakan Pemasyarakatan yang menekankan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Kami berharap kegiatan di Lapas Palu terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan lainnya,” harapnya.

Melalui kegiatan panen pakcoy ini, Lapas Palu terus berupaya menghadirkan pembinaan yang bermanfaat, produktif, dan berorientasi pada kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial. (IR)

 

Kontributor: Lapas Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0